Wahai Capres,,Pemilu is a Game !!

Dikirim SosPoLkUMBud!! pada Juli 10, 2009 oleh alwayskantry009

Pemilihan umum, udah kelar nih,,berdasarkan dari pantauan ( bukan saksi ) pemilu, yang dilakukan sekumpulan mahasiswa bekerja sama dengan LSM LUPUSH Bandung, pemilihan umum Presiden, berjalan lancar. jika dibandingkan dengan pemilihan legislatif 3 bulan yang lalu.

jika, pileg kemaren, terbentur pada masalah DPT yang amburadul, yang akhirnya berdampak kepada tingkat “  golongan putih ” ( GOLPUT ) yang menjulang, justru di pilpres ini, mengalami peningkatan mengurangi angka GOLPUT dalam kategori administrasi ini.

Belajar dari Pengalaman.

Rakyat Indonesia pasti sudah mengetahui, bagaimana selektifnya para calon presiden dan wakil presiden, dalam menata DPT agar, tidak terjadi seperti pileg kemaren. Menurut JK, masih terdapat 5 juta pemilih yang yang tidak mendapat undangan ke TPS.

cukup banyak jumlah pemilih yang tidak terdaftar dalam administrasi, hingga H-1 JK beserta Mega-Pro, mengingatkan kembali bahwa, Masaah DPT adalah hal yang sangat penting. Tentu sangat menjadi penting, sebab syarat dari pemilihan umum yang berintegritas Demokrasi, adalah semua rakyat mendapaktkan hak untuk memilih.jadi masuk akal saja, jika para capres-cawapres merasa tergerak untuk membenahi masalah DPT.terlepas, dari pemikiran  ” Mau untuk menang “.

maka, di hari yang sama, MA mengeluarkan perintah, bahwa, masyarakat dibolehkan mencontreng dengan menunjukan KTP/Paspor/ dan kartu KK ke TPS yang beralamat sama dengan identitas KTP. Lagi-lagi Pro dan Kontra hadir, ketika dikeluarkannya sebuah kebijakan.

Pro, karena ada sebagian warga yang beruntung tidak mendapatkan undangan memilih, namun dapat menggunakan KTP atau Paspor, untuk dapat menyontreng.

namun, bagaimana dengan para mahasiswa perantau. yang tidak bisa pulang ke kampung asal, dikarenakan tidak mampu mengeluarkan dana taransport hanya untuk pulang pergi, belum lagi terbentur dengan kalender akademik yang mengharuskan berdiam diri di kosan.

karena, dari kebijakan yang ada, adalah, mau tidak mau pemilih harus kembali ke kampung halaman untuk bisa nyontreng.

Apakah KPU salah?

dari banyaknya masalah seputar pemilu, KPU pun hadir menjadi tersangka, dalam masalah ini. KPU dianggap Komisi yang telah gagal, dalam menjalankan tugasnya sebagai pemegang tongkat kebijakan serta teknis lapangan pemilihan umum. berbagai dugaan muncul, mulai dari penyogokan oleh pihak lain, atau KPU lah yang lalai dalam melakukan tugasnya. Beragai macam tuduhan bermunculan.

jika dikaitkan dengan masalah DPT, jelas tidak bisa sepenuhnya dituduhkan kepada KPU. Sebab, masyarakat juga harus melihat, DPT itu berkaitan dengan ” benang merah apa? “. DPT terkait, dengan sistem statistik perhitung masyarakat. Bayangkan, mengapa terdapat satu orang yang terdaftar menjadi DPT di tempat yang berbeda. jawabannya, adalah Banyak masyarakat yang memiliki lebih dari satu Kartu Tanda Penduduk ( KTP ). inilah penyebab dari kekisruhan yang ada. kemudian, dapat kita temukan, siapa yang harus bertanggung jawab dengan kependudukan Indonesia.

jika diteliti, justru, kebijakan tersebut, membuat runyam sistem yang ada.

Indonesia baru dua kali menjalankan Pemilu!.

pemilu ini, adalah pemilu kedua, yang diselenggarakan di Indonesia. tentu saja, Indonesia masih belajar menganyam apa yang dimaksud dengan pemilu a’la Demokrasi itu. Dan jangan samakan dengan Amerika yang memang lebih dulu, melaksanakan pesta akbar memilih presiden ini. salah itu wajar, namun harus ada peningkatan.

Pemilihan usai, dan sekarang saatnya menunggu, hasil perhitungan suara. perhitungan suara berdasarkan QuickCound ataupun perhitungan suara dari KPU. jika berdasarkan Perhitungan QuickCound, SBY unggul setengah dari suara yang ada. Hal itu menunjukan bahwa, slogan satu putaran yang diteriakkan pada masa kampanye, itu benar-benar terjadi. bagaimanapun QuickCound memiliki SynteError 0,1 ke-akurasinya. Mungkin saja, hasil KPU pun tidak akan jauh berbeda.

” Menang ya Menang, Kalah Ya Kalah.”

belum KPU mengumumkan hasil akhir perolehan suara, sudah muncul opini, bahwa hasil QuickCound adalah salah, tidak akurat. dan yang berteriak adalan calon yang memperoleh suara sedikit. tentu saja itu tidak menunjukan sikap sportifitas negarawan. Karena, Pemilu adalah permaianan, yang membutuhkan tantangan yang luar biasa, tidak tanggung-tanggung, taruhannya adalah Finansial yang tentu jumlahnya bombastis, namun mental sang jawara, yang artinya siap menerima segala resiko. Yang Menang seharusnya tidak berkata, merendahkan yang kalah, dan yang kalah, seharusnya tidak berkata, bahwa ada kecurangan, atau nepotisme, dan mengungkit-ungkit kejelekan yang sudah dilakukan, seraya menunjukan bahwa yang menang adalah paling baik, dab yang kalah adalah paling buruk.

tentu, yang menang, memiliki kekurangan, nah sekarang bagaimana Sang Capres yang menjadi Presiden, membenahi terlebih dahulu kecacatan yang dilakukan, sebelum melaksanakan program yang menjadi ‘mimpi’ bangsa ini.

dan harapannya, adalah tidak melakukan di injured time kepemimpinan…

_ SELAMAT BUAT CAPRES YANG LOLOS!!..,MAKE A BETTER PLACE FOR YOU AND FOR ME!! _

Menuju Indoensia Perubahan di Putaran Pertama..

Dikirim Uncategorized pada Juli 6, 2009 oleh alwayskantry009

Pilpres 2009 tinggal menghitung hari. Debat capres-cawapres pun sudah memasuki tahap ke empat. Namun, sejauh pemantauan dari setiap debat, hampir seluruh jawaban capres maupun cawapres hanya sebatas uraian normatif. Artinya semua yang dipaparkan sebenarnya dapat dilontarkan oleh siapa saja. Tidak mesti menjadi seorang capres-cawapres. Berdasarkan hal itu, mahasiswa merasa perlu merumuskan hal-hal yang mendesak di Indonesia. Masalah yang harus diselesaikan dengan segera, oleh capres-cawapres mana pun yang nantinya terpilih. Dari sekian banyak permasalahan yang bergelayut di negeri Indonesia, kami mengkerucutkan menjadi beberapa topik penting. Pendidikan, Hukum, Kesehatan dan Ekonomi.

1. Pendidikan Fakta yang ada, bahwa anggaran pendidikan 20% di Indonesia tidak murni untuk biaya pendidikan. Namun 20% yang ada termasuk gaji guru dan kedinasan. Hal ini menyebabkan isu sekolah gratis menjadi tidak total. Sekolah gratis malah menyebabkan banyak murid yang tidak mendapatkan fasilitas dan sistem pengajaran yang utuh. Lalu, isu sekolah gratis juga mengecualikan SBI (sekolah berstandar internasional). Hal ini mengindikasikan pengkotak-kotakan pendidikan dan sekolah gratis yang tidak menyeluruh dan merata. Untuk itu, berdasarkan kajian BEM Kema Unpad, diputuskan akan diangkat isu mengenai kedua hal tersebut. Dengan tagline, “Anggara murni 20% = Pendidikan gratis tanpa pungutan”

2. Hukum Visi misi sejumlah janji dan kontrak politik capres dan cawapres saat ini hanya sebatas normatif saja. Pada fokus hukum yang akan dibahas adalah mengenai pembentukan pengadilan tipikor jika pengadilan tipikor tidak segera disahkan, maka KPK akan merasa kesulitan untuk menindak lanjuti kasus-kasus temuan korupsi. Ini artinya sama saja dengan memandulkan fungsi KPK. Selain itu kasus BLBI dan korupsi soeharto beserta kroni-kroninya juga harus segera diselesaikan. Hal ini guna mendapatkan kepastian hukum di Indonesia. Berdasarkan hasil kajian BEM Unpad, maka diambil fokus isu utama a. UU Pengadilan Tindak Pidana Korupsi = HARGA MATI!! b. Tuntaskan Kasus BLBI dan Korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya.

3. Kesehatan Standar peningkatan kesehatan terdiri atas peningkatan UHH (Usia Harapan Hidup) dan kesehatan ibu. Target Usia Harapan Hidup masa Pemerintahan SBY adalah 70,2% sementara yang baru direalisasikan adalah 60,2%. Lalu menurut standar WHO anggaran untuk kesehatan adalah 15%. Namun kenyataannya yang terealisasi adalah 2

4. bidang ekonomi utang di Indonesia saat ini mencapai 1667 triliun. pada masa soeharto, pada 34 tahun kepemimpinannya indonesia menghasilkan utang sebesar 1500 triliun, sedangkan pada masa SBY, hutang indonesia mencapai 80 triliun /tahun. artinya SBY sebenarnya lebih banyak memproduksi hutang. seharusnya, semakin banyak hutang yang ada, maka paling tidak rakyat bisa merasakan peningkatan kesejahteraan. namun, jangankan merasa sejahtera, belum apa-apa hutang yang ada malah di korupsi duluan. saat ini banyak aset bangsa yang telah berpindah kepemilikan menjadi asing. 85% Migas 70% BEJ 80% Perbankan, dll. indonesia banyak menelan kerugian dari kebijakan yang di ambil dibidang ekonomi. misalnya, freeport. indonesia hanya mendapat 9% dari hasil yang ada. freeport merupakan hadiah terbesar indonesia bagi amerika. selain itu, kelapa sawit yang banyak di wilayah sumatera pun sudah dikuasai oleh asing, yaitu PT LONDON SUMATERA (LONSUM) yang dimiliki oleh malaysia. “untuk menghitung rasio hutang adalah jumlah hutang dibagi devisa negara.” untuk itu, berdasarkan kajian bem kema unpad, kami merasa perlu untuk mengangkat isu, “Rebut kembali aset-aset bangsa” aset-aset tersebut bisa yang memang telah dijual kepada asing, maupun yang menjadi jaminan pinjaman luar negeri. solusinya adalah dengan: 1. renegosiasi aset 2. enterpreneurship 3. penjadwalan hutang, dan 4. rasionalisasi anggaran. rasionalisasi anggaran disini dimaksudkan agar pinjaman yang ada tidak sia-sia, dan bisa bermanfaat bagi rakyat dan kemajuan bangsa.

Ayo, jadikan kesempatan menuju lebih baik..

BANZAI!!

SAY NO TO BE STUPID ELECTOR!!

Dikirim SosPoLkUMBud!! pada Juni 15, 2009 oleh alwayskantry009

logo-pemilu1

bulan demi bulan.. minggu demi minggu.. hari demi hari.. telah kita lewati. Hhh..memang terdengar mellow. Namun jangan salah, itulah yang terjadi di negeri kita. Real adanya. Begitu banyak waktu yang telah kita lewatkan untuk menunggu ” Kapan sih Indonesia ganti Presiden? “. Sadar atau tidak sadar, masyarakat Indonesia juga sudah tidak sadar utuk menantikan perhelatan akbar yang berlangsung lima tahun sekali itu. Ya, lima tahun sekali, segitulah mandat yang ditawarkan dalam pemilu presiden nanti. bayangkan, nasib bangsa ini ditentukan hanya dengan tanggal 9 Juli nanti. Wah..enggak kebanyang ya, begitu cepatnya proses itu terjadi. Masyarakat sebenarnya sudah terlatih, dan sudah bosan dengan istilah pemilu. Jangankan mamah, papah, nenek, kakek, tante, om dan sejumlah orang yang terbilang tua dari orang yang berumur di bawah tujuh belas tahun. bahkan bagi kalangan yang tercatat sebagai siswa Sekolah menengah atas ( SMA ) maupun mereka yang tercatat sebagai mahasiswa yang baru mengenyam pendidikan tinggi pun, sudah bosan mendengar istilah pemilu. hal ini dikarenakan Pemilu merupakan pesta rakyat yang selalu menjadi obrolan hangat dan selalu menimbulkan opini publik yang mengakibatkan polemik tersendiri. bayangkan, mulai dari pemilihan legislatif ( Pileg ) yang sudah berlalu, hingga pemilihan presiden ( Pilpres ) yang menjadi puncak dari pemilihan umum taraf nasional ini. Masing-masing memiliki fenomena tersendiri. sebagai contoh, dalam pileg kemarin, semua calon legislatif membuang uang mereka maupun uang dari sponsor lainnya, hanya untuk sebuah publikasi tentang mereka. Seluruh sudut-sudut jalan kota di Indonesia, ramai ditemukan ” gambar-gambar asing ” maupun ” gambar-gambar populis ” di negeri ini. kemudian, setelah pileg berakhir, apa yang ditimbulkan dari pileg tersebut?. bukan hanya caleg yang terpilih menjadi aleg. akan tetapi, timbul sebuah hasil baru. Kekisruhan dalam menentukan jumlah kursi yang diberikan untuk partai politik ( parpol ). ternyata, sistem PT menimbulkan Pro dan Kontra dari para politisi parpol tersebut. suara partai yang seharusnya dimiliki partai X menjadi milik partai Z. hal ini dikarenkan partai X hanya memiliki sedikit suara. dan yang menjadi ironis adalah, partai X adalah parpol kecil. dan memiliki umur jagung. Jika dibandingkan dengan partai Z, jelas saja kalah saing. Partai Z sendiri adalah partai besar, dan sangat populis. ada lagi, kekisruhan dalam tubuh parpol itu sendiri. benarkah, kita ( pemilih pemilu ) salah pilih? . ataukah benarkah mereka ( yang bukan pemilih ) benar memilih ? Sayangnya, pemilu tidak mungkin kita berhentikan sampai di sini. masih banyak rentetan pemilu-pemilu lainnya. termasuk pemilu terbesar, ialah piplres. Tentu kita maish mengingat, bagaimana begitu banyak pihak yang berusaha meramalkan ” siapa yang mencalonkan sebagai presiden ? “. apapun ramalannya, namun hasilnya banyak yang tak terduga. begitu muncul pasangan capres maupun cawapres, semua beropini. mulai dari isu masalah Hak asasi manusia, hingga masalah Ekonomi yang menjadi latar belakang si calon tersebut. Bukankah itu hanya sekedar opini publik saja?. mungkin saja, benar. karena pasti banyak pihak yang dikecewakan karena hasil yang ada. Tapi itulah Demokrasi. semua bebas beropini. Masyarakat Indonesia disuguhkan tiga pilihan Capres/Cawapres. dengan latar belakang yang masing-masing memiliki hal yang sama. Semua dilatarbelakangi oleh militer, dilatarbelakangi oleh pengusaha. Ya..walaupun untuk pengusaha, yang begitu lekat prediket tersebut hanya sebagian calon. dan tentu saja, mereka memiliki pandangan maupun penilaian tentang kasus-kasus yang dihadapai Indonesia yang sama. tidak ada perbedaan yang signifikan. Jika kita berbicara Neo-Lib. itu bukanlah hal yang penting. Karena jika kita perhatikan, dari dulu pun, Indonesia mengadopsi sistem ” Luar ” tersebut, dengan pengemasn yang cantik seperti pemberdayaan UKM maupun koperasi. sayangnya itu hanya sedikit. Buktinya, masih ada penguasaan pasar. lain halnya ketika kita berbicara tentang Gloalisasi Pasar. Banyak Pasar tradisional yang perlahan-lahan tergusur oleh pasar Modern yang dimiliki oleh pihak asing. di Jakarta salah satunya. Jika Pemerintah berkata, ” Kata siapa, ,kita tidak memikirkan UKM kecil da koperasi?. Jangan salah, banyak UKM yang kita biayai. banyak pasar yang telah kita benahi. “. saya yakin, semua setuju akan menanyakan kembali, ” UKM yang seperti apa?. dan Pasar yang mana ? “. dan pemerintah akan menjawab ” Itukan butuh proses. dan tidak begitu cepatnya semua dapat kita renovasi kembali. orang cuman lima tahun kok, “. sebuah fenomena tersebut, dapat kita ambil indikator terpenting. 1. berapa lama dalam merenovasikan sistem, tempat, dan fasilitas lainnya. termasuk pengendalian harga pangsa pasar? 2. Berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk melakukan itu semua?. 3. pihak apa saja yang terkait dalam proyek tersebut? 4. Bagaimana landasan Hukum yang jelas, apakah cukup hukum sendiri?, terkait dengan desentralisasi, dan otonomi daerah?. atau ada landasan hukum lainnya?. dan yang terakhir, 5. bagaimana masyarakat mengetahui indikator keberhasilan dari proyek tersebut ?. mungkin, fenomena pesatnya jumlah swalayan bertaraf internasioanal maupun semi internasional dapat menjadi jawaban dari pertanyaan tersebut. jika dibolehkan untuk memilih, tentu bangsa ini membutuhkan pemimpin yang dapat membenahi seluruh permasalahan bangsa ini. walaupun menurut kalian, ketiga calon tersebut tidak ada yang memiliki kapabiltas layaknya seorang pemimpin. bukan berarti kalian tidak memilih kan. mungkin dapat dianalogikan seperti ini : ” ketika kalian kelaperan, kalian hanya disuguhkan mi instan, roti kadaluarsa, dan tempe yang sudah berjamur, mungkinkah kalian, tidak memakan salah satu dari mereka?. padahal kalian mengetahui, ketiga pilhan makanan tersebut tidak memenuhi standart kesehatan manusia. karena apa, kalian akan mengingat, tugas besar, yaitu BERTAHAN HIDUP. jika kalian hidup, kalian akan mengubah ketiga makana tersebut menjadi pilihan-pilhan makanan yang mengenyangkan, dan sehat. Walaupun kalian sakit karena makan mi instant, namun masih ada dokter dan obat yang membantu memulihkan kesehatan kalian “. dan memilih pun tentu bukan memilih yang asal. namun memilih karena kita cerdas.

” kalau boleh saya mengingat delapan tahun yang lalu…”

Dikirim my soul pada Juni 14, 2009 oleh alwayskantry009

first-love

lucu ya gambar ini??

di mana ada gadis kecil, yang sedang mencium pipi jejaka cilik di sampingnya.

duh, kalau lihat ini gambar, saya jadi mengingat masa kecil yang luar biasa hebatnya. mungkin jarang dirasakan oleh banyak anak kecil saat ini.

dulu, saya itu, terkenal sebagai anak yang lincah, cerewet, penuh rasa ingin tahu segala hal, , ya..itulah kantry kecil. jadi inget waktu di sekolah dasar, ketika kenaikan kelas, selalu saya menjadi ketua kelas, Engga tahu kenapa, saya selalu mendapat mandat jabatan tersebut. jadi pengen ketawa, waktu saya menanyakan kepada seorang guru, beliau guru wali kelas saya di kelas lima, namanya pak Gio.Pak Gio ini guru matematika sekolah dasar dulu. beliau berkata, ” Kantry, tau nggak kenapa kamu kepilih mulu jadi ketua kelas? “. dan saya hanya menggeleng.

kemudian, dia ketawa. saya benar-benar enggak tahu kenapa orang itu tertawa setelah mendengar jawaban yang saya lontarkan.trus dia bilang lagi, ” gini nih,kebanyakan makan matematika!! “. HOREEE..saya tambah bingung. karena tambah bingung juga, akhirnya saya menanyakan kembali ke pada guru berparas hitam manis dengan rambut ala prambors jadoelnya itu.kemudian, beliau menjawab, ” karena semua cowok-cowok pada takut sama kamu!! “. kemudian beliau tertawa. guru saya satu itu, enggak tahu apa ya, ada hati yang terbakar dengan beribu kayu bakar, yang disiram bensin, dan minyak tanah. PANAS!!.

karena, saya merasa jengkel. tapi, anehnya, ucapan guru saya itu membuat saya berpikir.dan berpikir. bener gag ya, kalo saya begitu ditakutkan oleh teman-teman laki-laki saya.

nah, pada suatu ketika saya menemukan moment dimana, saya merasa bahwa jawaban itu, adalah benar adanya.

disetiap, waktu kosong jam sekolah, artinya ketika tidak ada guru, suasana kelas benar-benar berisik. nah karena saya bertanggung jawab atas situasi kelas ketika tidak ada guru, saya pun berusaha ‘mengamankan’ mereka yang sangat liar..terutama anak laki-lakinya. dan saya berharap untuk dapat mengkondisikan keadaan agar lebih baik. dan akhirnya benar saja, too good to be true. semua dengan mudah mereka diam. too simple

wuah..apa benar saya, begitu ditakutkan oleh teman-teman laki-laki saya. hhh..nev mind.

dan sampai disuatu ketika pula, diakhir perpisahan kelas 6 sekolah dasar, tiba-tiba saya, mendapat kejutan dari seorang. ketika itu, perpisahan SDS Pelita, jalan-jalan ke puncak. awalnya haru menbiru gitu. karena, sayalah yang akan jaug dari teman-teman SD. karena saya, diterima di sekolah yang berbeda dengan mereka kebanyakan.  kalau dahulu dikenal dengan istilah ‘ beda rayon ‘ nah itulah nasib saya.

setelah selesai acara perpisahan, kita semua pisah. tepat pada pukul 20:00 WIB, dan saya pun berpisah dengan teman-teman yang lain untuk pulang. sampai di rumah, saya membuka isi tas ransel yang saya pake. berniat untuk membereskan satu persatu isi dalam tas. mulai dari baju ganti, sendal kepit, hingga tempat makan, ternyata..diterakhir kali saya membuka tempat makan, di dalamnya ada sesuatu yang membuat saya terkejut.

SOMETHING THAT I NEVER  HAD BEFORE..

Sepucuk kertas putih, bermotifkan donald duck biru, ada di dalamnya. karena penasaran, saya segera membuka kertas tersebut. dan ternyata isi tersebut adalah sepucuk surat.

Dear Kantry

hai My President Class!!

pasti kamu kaget ya, dapet surat ini. aku yakin kamu pasti kamu kaget. kantry, udah enggak kerasa ya, kita udah mau SMP aja. kayaknya masa-masa SD, sebentar banget ya. O..iya ada yang pengen aku sampein ke kamu. kalau aku itu, suka sama kamu. kamu jangan marah ya?. abis aku bingung mau bilang ini sama kamu. soalnya kamu bareng indry, mala, tias, hanum, dhias, desy, sama shyntiani mulu. jadi aku enggak sempet bilang ini. dan yang paling penting, aku malu kalau bilang ini sama kamu. Aku tahu, kamu disukain sama Iqbal, tapi aku enggak marah. karena Iqbal suka juga sama Indry. walaupun kamu galak kalau menjadi ketua kelas, tapi aku suka sama kamu. karena kamu itu, pinter. trus, kamu itu lucu. enggak pernah marahan. terus, baca puisinya bagus. aku tahu, kita beda sekolah nantinya. makanya aku kirim surat ini. Aku coba mau ngucapin terimakasih sama kamu, soalnya waktu ada dokter gigi, kamu yang nenangin aku pas aku ketakutan. terus, waktu aku belum dijemput, kamu kasih aku permen. waktu tempat pensil aku diambil, kamu yang ngebelain aku. terimakasih ya kantry. Nanti kalau kita udah kuliah, kita ketemu lagi. tapi aku enggak tahu nanti kamu kuliah dimana, dan kamu pasti enggak tahu aku juga.

sampai ketemu kantry!!

OryZa

O..Gosh!!..Love Letter!!..

kagetnya setengah gila. karena saya enggak nyangka, ternyata ada seorang kawan yang menyukai saya. surat itu masih ada sampai sekarang. dan anehnya, saya masih mencari keberadaan OryZa. walaupun ada media Facebook, pun saya tidak menemukan dia. apakah saya harus ikut acara Termehek-mehek dulu, baru menemukan dia. Argh..enggak mungkin. Yasudahlah, saya sih berharap, akan menemukan OryZa. atau kita akan ketemu suatu saat nanti. kalaupun nanti ketemu, saya akan mengucapkan terimakasih. karena dia selama ini suka dengan saya. mungkin, suka yang dimaksud suka adalah, OryZa suka dengan saya, karena sudah menjadi teman. Di manapun kamu Ory, saya pun sangat menyukai kamu. walaupun kamu menjadi saingan saya untuk merebut peringkat kelas, tapi saya sangats senang punya teman kayak kamu, OryZa.

A.W.A.K.E ( THE MOVIE )

Dikirim Uncategorized pada Februari 27, 2009 oleh alwayskantry009

awake_poster-2 Nama Movie : AWAKE

Directer : Joby Harold

Pemain : Jessica Alba, Hayden Christensen, Terrence Howard

” Mal Praktek “

mungkin kita sudah tidak asing dengan, istilah mal praktek. kejadian mal praktek, merupakan kejadian yang lima tahun silam, sangat popular, sehingga membawa dampak, yang menampar dunia kesehatan. Itulah yang terjadi, pada film ” AWAKE “. film yang akan diramalkan meraih piala oscar itu, ternyata memberikan nuansa baru. Dalam film tersebut, diceritakan, bagaimana seorang anak tunggal, yang sangat kaya raya, berjuang untuk survive dari maut, akibat rivalnya dalam dunia bisnis. Tokoh utama diperankan oleh Hayden Christensen. Memang pada mulanya, dia mengalami penyakit gagal jantung, yang mana diharuskan mencangkok jantung. Dalam film itu, ditunjukan bagaimana seorang dokter yang ternyata, memiliki niat jahat, ketika ingin membedah dada Hayden, yang seharusnya pembiusan dilakukan dengan total, akan tetapi, pasien yang ingin dibedah, dapat merasakan bagaimana dia dibedah, kalo melihat itu, rasanya ngilu dan nyeri setengah gila..

jantung yang akan didonor, disengaja disuntikan cairan yang pada kenyataannya dapat menggangu kerja jantung, awalnya penonton, tidak menyangka bahwa itu adalah jebakan dari seorang wanita yang dekat dengan Hayden, tokoh itu diperankan oleh Jessica Alba, Tidak disangka, ternyata Jessica Alba adalah otak dari kejahatan tersebut, dia bermuka dua, di depan Hayden, Hayden mengetahui itu, ketika dia mengalami koma,  sang Ibu nya Hayden, memiliki insting yang kuat dengan keadaan yang mengancam anaknya, yang membuat haru, ialah ketika Hayden, sudah dinyatakan meninggal, kemudian sang Ibu meminum obat yang dapat menhentikan peredaran darah. Demi membantu sang anak agar dapat hidup kembali. Ternyata cara itu, berhasil membantu sang anak, kejahatan pun terbongkar, Hayden pun hidup kembali..

ada pelajaran yang dapat gw tangkep :

1. Harta bisa membuat semua menjadi gila.

2. ternyata omongan nyokap tuh selalu benar..

3. Terjadinya Mal Prakter di indikasikan berasal dari motiv kejahatan..

4. ” Don’t Judge People From Its Cover “

Seminggu mengenal Parlementer..

Dikirim my soul pada Februari 21, 2009 oleh alwayskantry009

wah senengnya, bisa ikut pelatihan parlementer muda di Lembang.

awalnya sih, emang gag nyangka bisa kepilih jadi peserta pelatihan tersebut, soalnya pesryaratan untuk mengikuti pelatihan ini, harus membuat essay seputar Reformasi parlementer gitu, nah loh!!, jelas donk, anak komunikasi disuruh bikin essay seputar parlementer apa jadinya coba???, well, alhamdulilah berkat semangat kedua teman gue yang lumayan tidak waras, yang bernama aisha saidra ( Chagi ), dan nafielah mahmudah ( Fae ), gue bisa menyelesaikan essay yang sudah membuat otak ini bekerja lumayan keras.

LANJUT..

Setelah mengetahui, gue diterima, kemudian pergilah ke suatu tempat yang bernama villa Gardenia, di Lembang,,ada cerita seru, ketika setibanya di sana, ternyata baru kali ini, satpam suatu tempat tidak hafal jalan serta alamat tiap-tiap rumah di sana…hasilnya apa?!, ya benar sekali, gue nyasar aja donk..,bukannya sampai di TKP, tapi malah di suatu tempat yang tertutup..untungnya nih gue gag masuk ke sana, kalo enggak, mungkin udah diusir dari situ, kemudian, gag lama ada panitia yang telepon, yasuwlah kita dijemput, dan akhirnya sampai juga di TKP ( Tempat Kejadian Pelatihan )

SAMPAI DI SANA…

semua orang sudah sampai di sana, lagi pada makan gitu deh mereka, kemudian, selesey makan, kita mulai yang namanya pelatihan, pertamanya sih masih perkenalan, ternyata anak UNPAD ada sepuluh loh, ( dari Hukum : Kang Aji, Jaya, Akmal ), ( anak fisip : Teh rara, kang Arief, teh nita, Daniel ), ( Sastra : Chagi, Sofi ), ( dan anak fikom : Fae, n Ofcourse me ), jadi totally dari unpad ada 10 orang. selain unpad juga ada peserta lain dari berbagai macam universitas di Indonesia.

pertamanya, kita diajak untuk berargumen seputar parpol dan parlemen. jawabannya beragam. ada yang bilang : busuk, pembohong, tukang tidur, licik, oportunis, pragmatis, korupsi, kolusi, nepotisme, Egois, curang, dan masing bnayak lagi kata-kata negatif buat parpol dan parlemen.

di pelatihan ini, kita belajar bagaimana cara membuat partai politik, bagaimana berkamapanye, bagaimana canvassing, dan yang lebih ialah bagaiamana kita bisa survive ketika sudah ada di parlemen,

ketika itu, yang mendapat kursi banyak ialah, partai Bulan Purnama ( partainya chagi dan partainya akmal ), dan Partai Kenikmatan Rakyat ( partainya gw, kahai ( anak Hukum UGM ), Daniel, dan arief ). selebihnya harus berkoalisi dengan partai-partai yang kalah. dalam fenomena koalisi ketika itu, kita melakukan lobbying, segala cara kita jalankan, demi mendapatkan kursi, partai yang berbeda platform, dengan secara terpaksa, berkoalisi. bayangkan, platform berbasis islam, harus bergabung dengan partai beridiologi sekulerisme. HOW COME!!

semua dilakukan dengan Lobbying..

liat donk, mereka berusaha me-lobby ketika ingin mendapatkan kursi

dscf00161

dscf0029

dalam sidang parupurna kemaren, banyak sekali fenomen, ada yang merasa bosan dengan rapat yang jalannya enggak substansi, rapat kok malah melamun..

dscf0012

ada yang nagntuk,,ada juga yang tidur…


dscf0059

dscf00891

ada yang serius banget gitu..

dscf0026

dscf00281

dan Ada yang…Affear…

dscf0114

Wah..pokoknya, selama sidang paripurna, semua terjadi di sini..

yang seru lagi ketika, kita harus melakukan canvassing ( survey ke lapangan ), untuk mengetahui, ” apa sih yang diperlukan oleh konsituen kita ( parpol ), ada yang ke dapil pasar, ada yang ke rumah penduduk, dan ada yang ke terminal.

pic_1415

pic_14171

dari canvassing tersebut, banyak cerita yang mengiris hati euy.

akmal said : ” sumpah, gw tadi hampir mau nangis, pas penduduknya cerita tentang kehidupan yang serba sulit “

wuah..dari pelatihan ini, saya dan kawan-kawan mendapatkan ilmu yang luar biasa.

1. pertama, tanpa kita sadari, kami yang mengikuti parlementer muda, ternyata kami sama saja dengan apa yang dilakukan oleh petinggi, pemikiran, jika parpol itu busuk, pragmatis, kolusi, dan bla..bla..bla..itu ada di kami saat kami melakukan simulasi pembuatan partai.., dan kemudian ketika sidang paripurna, malah banyak yang tidur, ada yang affear, gag heran lah jika wakil rakyat di parlemen, banyak yang tukang tidur, banyak affear, ya..karena pembahasannya tidak substansi.., hal yang kecil dibuat besar..( apa karena ada kepentingan ya??!! )

2. dari acara tersebut, kami bisa tahu, bagaimana cara membuat undang-undang, dan kebijakan negara

3. selain itu, kami juga bisa tahu, ternyata enggak semua parpol yang mengetahui kebutuhan konsituennya, mereka asik dengan janji yang katanya, membela konsituennya..tapi..yang ada sebenarnya mereka tidak tahu apa yang dibutuhkan konsituen..dan mungkin enggak semua yang benar-benar mewakili suara rakyat, maka tidak heran jika mereka mati-matian membawa isu yang dibutuhkan kosituennya, akan tetapi timbul pertanyaan, ” Apakah itu yang dibutuhkan Indonesia ketika mereka sudah di Gedung Dewan???,,jawabannya Tidak!!. sebab siapa pun mereka yang menang, bukan lah orang pilihan konsituen, namun, kepentingan bangsa ini, semua golongan, nyatanya di Indonesia belum menjurus ke arah sana. ( namanya kepentingan kali ya?!!! )

4. dari pelatihan itu, ternyata kita juga harus tau, gaji wakil rakyat itu kecil loh..dengan segala tanggung jawab yang luar biasa besarnya, jadi mengapa banyak yang mau jadi anggota dewan??,, mungkin apa karena mereka butuh link untuk mengembangkan usaha mereka ( seperti mr.J… ), Hmm…aneh ya??!!,,negara kok dijadiin tender pribadi!!

5. dan yang paling penting ialah, jadi anggota dewan harus punya skill dalam merumuskan undang-undang ( walopun gag harus lulusan hukum ) minimal ngerti tentang hukum, ngerti pemerintahan ( walopun gag harus lulusan Ilmu Politik atau pemerintahan ), ngerti komunikasi ( walopun gag harus lulusan ilmu komunikasi ), ngerti ekonomi ( walopun bukan lulusan ekonomi ), dan lain..lain..yang penting, harus punya sikap low profile, n legowo untuk nerima segala keminiman kapasitas ilmu, karena ketika mereka memiliki sikap seperti itu, mereka pasti bisa bekerjasama satu sama lain, sehingga benar-benar sinergis..

6. wah, yang kami dapat, ialah pemikiran, ” APAKAH CALEG 2009 SUDAH PAHAM AKAN PERAN MEREKA NANTI??? “

itulah yang membuat kami merasa, understimate dengan CALEG-CALEG sekarang, sekali lagi, tidak hanya memerlukan tampang, materi, tetapi diperlukan tanggung jawabnya sebagai wakil kami ( rakyat Indonesia ), jadi enggak heran jika pemilu 2009 nanti banyak yang GOLPUT…jangan salahkan bunda mengandung!!…


REFORMASI PARLEMENTER ( “ Bentuk Konkrit Substansi Parlementer “)

Dikirim SosPoLkUMBud!! pada Februari 4, 2009 oleh alwayskantry009

Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan dimana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan, yaitu dengan cara mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. Berbeda dengan sistem presidensiil, di mana sistem parlemen dapat memiliki seorang presiden dan seorang perdana menteri, yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Dalam presidensiil, presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan, namun dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol kepala negara saja.
Sistem parlementer dibedakan oleh cabang eksekutif pemerintah tergantung dari dukungan secara langsung atau tidak langsung cabang legislatif, atau parlemen, sering dikemukakan melalui sebuah veto keyakinan. Oleh karena itu, tidak ada pemisahan kekuasaan yang jelas antara cabang eksekutif dan cabang legislatif, menuju kritikan dari beberapa yang merasa kurangnya pemeriksaan dan keseimbangan yang ditemukan dalam sebuah republik kepresidenan.
Sistem parlemen dipuji, dibanding dengan sistem presidensiil, karena kefleksibilitasannya dan tanggapannya kepada publik. Kekurangannya adalah dia sering mengarah ke pemerintahan yang kurang stabil, seperti dalam Republik Weimar Jerman dan Republik Keempat Perancis. Sistem parlemen biasanya memiliki pembedaan yang jelas antara kepala pemerintahan dan kepala negara, dengan kepala pemerintahan adalah perdana menteri, dan kepala negara ditunjuk sebagai dengan kekuasaan sedikit atau seremonial. Namun beberapa sistem parlemen juga memiliki seorang presiden terpilih dengan banyak kuasa sebagai kepala negara, memberikan keseimbangan dalam sistem ini.
Artinya, jika dapat disimpulkan, bahwa Parlemen ialah, badan yang terdiri atas wakil-wakil rakyat yang dipilih serta bertanggung jawab atas perundang-undangan dan pengendalian perdagangan-perdagangan, pengendalian anggaran keuangan Negara. Dalam hal ini, semua orang yang ada di dalam structural parlemen, ialah orang-orang yang menjalankan kegiatan untuk mengkritisi orang-orang yang bicara, orang-orang yang berkuasa, dan me-evaluasi orang yang dipilih sebagai pemimpin.
Pada saat ini, Indonesia masih dalam tahap yang sangat awal dari suatu proses demokrasi. Ini kalau kita menggunakan kategori yang biasa kita gunakan. Menurut saya, rejim sekarang adalah rejim non-demokratik yang telah berjalan lama. Yaitu rejim otoritarian yang telah kehilangan figur sentralnya di awal liberalisasi. Tetapi liberalisasi bukan berarti demokratisasi.
Demokratisasi berarti negara yang terbuka untuk sebuah persaingan antar kekuatan publik dan yang memiliki pemilu yang bebas. Yang sangat penting adalah setelah pemilu. Ketika itu rakyat memerintah negara dengan institusi paralel yang baru, yang mempertahankan kekuasaan independen dari para wakil rakyat yang terpilih. Itu adalah jalan yang panjang. Jadi inilah awal dari proses demokratisasi yang mungkin terjadi.
Indonesia memiliki beberapa track yang benar dalam hal adanya perasaan umum dari penduduk bahwa mereka ingin menciptakan demokrasi. Selain itu saya juga tidak setuju dengan skeptisisme orang Barat tentang demokrasi di masyarakat Islam. Orang Barat harus datang ke sini dan memahami bahwa dasar dari gerakan Islam adalah sesuai dengan demokrasi. Jadi mereka harus melihat itu. Ini sangat penting. Jadi itulah yang menjadi kekuatan utama dari masyarakat untuk menuju demokrasi. Meski Indonesia memiliki sedikit problem yang unik. Itu harus diselesaikan.
Saya membaca UUD 1945 dengan serius bersama teman saya. UUD 1945 bukan konstitusi yang demokratis, dalam arti demokrasi yang biasa digunakan. Badan legislatif (DPR) yang membuat UU, seharusnya seratus persen dipilih langsung rakyat. Sementara anggota MPR sebagian besar diangkat. UUD itu memang sangat sulit diubah selama ini. Tetapi harus diubah.
yang terpenting yang harus diubah adalah adanya pasal untuk mengadakan perubahan. Pertama, Anda harus memiliki DPR yang anggotanya dipilih langsung dengan tanggung jawab untuk mengubah UUD dan membuat UU yang sangat mendasar. Dan banyak problem yang bisa dilakukan dengan UU pemerintahan yang normal. Dengan anggota yang dipilih langsung dan dengan tanggung jawab tersebut akan sangat mudah bagi mereka untuk menghasilkan UU yang misalnya untuk mengurus masalah gubernur. Mungkin gubernur bisa dipilih oleh DPRD. Dan DPRD bisa dipilih lewat pemilihan.
Parlemen harus bisa memutuskan untuk memilih profesionalisme militer dalam politik atau tetap mempertahankan dwifungsi ABRI. Menurut saya, untuk demokratisasi, lebih baik memilih militer yang benar-benar profesional dan tidak terlibat dalam tanggung jawab politik secara langsung. Dan militer harus berhenti dari jabatan politiknya.
Sayangnya, kita melihat bahwa proses demokratisasi tidak berhasil. Kita tidak boleh mengasumsikan bahwa proses ini akan berjalan baik. Jadi kita harus melihat upaya oleh semua partisipan rakyat dalam negara dan oposisi untuk bekerja keras demi demokrasi. Banyak proses transisi yang tidak berjalan baik. Jadi pertanyaannya bukan berapa lama waktu yang dibutuhkan, tetapi apakah proses itu akan berhasil atau tidak.
Dan kemudian, mungkin lebih baik kalau proses itu berjalan dengan cepat. Dan akan sangat hebat kalau kekuasaan terbesar diserahkan dari MPR ke DPR. Jadi DPR punya hak untuk memformulasikan pembuatan konstitusi. Jadi sebenarnya yang ada di Indonesia bukan negara demokrasi karena kekuasaan terbesar ada di MPR. Sementara anggota MPR tidak dipilih secara langsung, tetapi diangkat, yang penuh dengan orang-orang yang tidak jelas.
Dalam negara demokrasi, semua orang berpikir kalau dia memiliki kekuasaan, dia akan memanfaatkan kekuasaan tersebut. Jadi ketika suatu sistem hancur, mereka harus segera membentuk sistem baru. Demokratis tidak boleh takut dengan kekuasaan. Kalau sebuah lembaga hancur, harus dibentuk lembaga baru yang memiliki legitimasi.
Ada beberapa hal yang unik dalam parlemen di Indoensia. Bukan dari segi structural maupun birokrasinya, melainkan bagaimana cara mereka mentransfer ide serta pemikiran yang ada di benak tiap anggota, ketika dalam suatu siding besar. Contohnya, dalam mengambil keputusan, membuat undang-undang kepemiluan. Seharusnya, DPR dalam hal ini, sebagai legislative, menjalankan kegiatan-kegiatan me-legislatifkan apa-apa yang dibutuhkan Negara ini. Seperti, membuat undang-undang. Namun, dalam kenyataannya, DPR sering tidak merespon, sehingga bagian yang sehrusnya mengadili suatu kebijakan, tetapi yang ada, mereka membuat undang-undang.
Transparansi-kah mereka?
Jika kita berbicara tentang, transparansi, tentu kita akan mengarah ke masalah Korupsi Kolusi dan Nepotisme ( KKN ). Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, “ apakah masyarakat Indonsesia sudah mengetahui apa yang terjadi parlemen negaranya? “. Itulah yang seharusnya dipikirkan. Dalam ilmu komunikasi, suatu pesan, harus disampaikan melalui sebuah media. Walaupun, sebenarnya penyampaian dapat dilakukan secara langsung kepada komunikan ( baca : masyarakat ).
Konteks yang terjadi saat ini ialah, komunikan bersifat jamak, yang tentu komunikator ( baca : pemerintah ) tidak mungkin menyampaikan satu persatu rakyatnya. Untuk itu penyampaian pesan diperlukan secara menyeluruh, dengan waktu yang bersamaan.
Berkaca pada Amerika
Menurut buku, Media Massa dan Masyarakat L Modern, William. Rivers, Jay W. Jensen dan Theodore Peterson, masyarakat sangat apresiasi dengan media. Sehingga peran media sangat berpengaruh. Dalam buku tersebut juga, dikatakan bahwa Komisi Kebebasan Pers menyatakan lima syarat yang dituntut masyarakat modern dari pers. Namun syarat-syarat yang diajukan oleh komisi bukan hasil pemikiran komisi, melainkan diajukan oleh para tokoh media massa sendiri.
yang pertama adalah media harus menyajikan “pemberitaan yang benar, komprehensif Syarat dan cerdas.” Media dituntut untuk selalu akurat, dan tidak berbohong. Fakta harus disajikan sebagai fakta, dan pendapat harus dikemukakan sebagai murni sebagai pendapat
Namun, di sini komisi membedakan kriteria kebenaran menurut ukuran masyarakat, masyarakat sederhana dan masyarakat modern. Dalam masyarakat sederhana, kebenaran akan dicari dengan cara membandingkan pemberitaan media dengan informasi dari sumber-sumber lain.
Sementara dalam masyarakat modern, isi media merupakan sumber informasi dominan, sehingga media lebih dituntut untuk menyajikan berita yang benar. Sebagai contoh disebutkan bahwa media harus bisa membedakan secara jelas mana yang merupakan peristiwa politik, dan mana yang merupakan pendapat politisi.
Syarat kedua yang diajukan oleh komisi adalah media harus berperan sebagai forum pertukaran pendapat, komentar dan kritik. Media dituntut untuk membangun relasi interaktif dengan publik dalam pengertian media menyodorkan suatu masalah kepada khalayak untuk dibahas bersama, meskipun tidak ada aturan hukum yang mewajibkan pers menjalankan fungsi ini. Syarat yang ketiga adalah media harus menyajikan gambaran khas dari setiap kelompok masyarakat. Media harus memahami kondisi semua kelompok dimasyarakat tanpa terjebak pada stereotype. Kemampuan ini akan menghindari terjadinya konflik sosial. Dan media mampu menjadi penafsir terhadap karakteristik suatu masyarakat dan memahaminya seperti aspirasi, kelemahan, dan prasangka mereka. syarat ini tidak akan ditemukan dalam teori libertarian.
Syarat keempat adalah media harus selalu menyajikan dan menjelaskan tujuan dan nilai-nilai masyarakat. Ini tidak berarti media harus mendramatisir pemberitaannya, melainkan berusaha mengaitkan suatu peristiwa dengan hakikat makna keberadaan masyarakat dalam hal-hal yang harus diraih. Hal ini karena media merupakan instrumen pendidik masyarakat sehingga media harus “memikul tanggung jawab sebagai pendidik dalam memaparkan segala sesuatu dengan mengaitkannya ke tujuan dasar masyarakat.”
Sedangkan syarat terakhir yang diajukan oleh komisi kebenaran pers adalah media “harus membuka akses ke berbagai sumber informasi.” Masyarakat industri modern membutuhkan jauh lebih banyak ketimbang dimasa sebelumnya. Alasan yang dikemukakan adalah dengan tersebarnya informasi akan memudahkan pemerintah menjalankan tugasnya. Lewat informasinya sebenarnya media membantu pemerintah menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi dalam masyarakat.
Bagaimana dengan di Indonesia?
Fungsional pers di Indonesia, sangat kuat. Hal ini terbukti, kedudukan pers sudah menjadi the big four, setelah Eksekutif, Legilslatif, dan Yudikatif. Kemudian, timbul pertanyaan, “ apakah media ( baca: pers ) sudah memberikan pencerdasan, serta control social yang baik bagi masyarakat? “.
Sayangnya, di Media hanya menanpilkan sesuatu yang hanya dapat dilihat dengan panca indera, artinya media hanya ingin mendapatkan news value kepentingan masing-masing, bukan kepentingan masyarakat. Tentu, persainga industri-lah menjadi latar belakang, mengapa dapat membuat seperti itu. Dan pemerintah sendiri tidak dapat mengatur lebih jauh hal itu.
Akan tetapi, pemerintah juga dapat membuat suatu pers internal, yang dapat me-publish apa yang terjadi dengan parlemen, dengan benar-benar valid. Dan kevalid-an berita dapat di dibandingkan dengan media lain.
Sebenarnya yang harus diingat adalah, parlemen tidak hanya untuk masayaraktnya, namun masyarakat luar. Dan seharusnya pemerintah jangan menganggap sepele dengan hal media. Sehingga dapat sinergis dengan elemen-elemen parlemen lainnya.

MILADKU YANG KE- 20!!

Dikirim Uncategorized pada Januari 31, 2009 oleh alwayskantry009

happy-birthday1

hari ini, gw genap 20 tahun…

- HAPPY MILAD KANTRY YANG SHOLEHAH DAN CANTIK -

Wanita dalam Cahaya

Dikirim my soul pada Januari 17, 2009 oleh alwayskantry009

wanita-solehah” wanita..itu dibuat dari tulang rusuk “

kata-kata itu yang membuat sebagian orang, terutama wanita merasa merinding, ketika trainer jempolan, kang Tora memberikan spririt ke pada mahasiswa fakultas ilmu komunikasi Unpad.

bagi saya, wanita adalah makluk yang mulia. makhluk yang dapat membuat dunia ini, bahkan akhir zaman, penuh dengan warna. coba deh, bayangkan, jika dunia ini, tidak makhluk ” Perempuan” ??

pasti tidak akan ada penyejuk, layaknya pendingin ruangan yang senantisa dinyalakan ketika kepanasan. atau mungkin tidak akan ada, penghangat, layaknya pemanas ruangan, ketika di sekitar ruangan, sangat dingin karena perubahan cuaca yang tidak menentu.

ITULAH..hebatnya wanita.

saat ini, kehebatan wanita, tidak lagi dipandang sebagai suatu bentuk yan nyata. akan tetapi, kehebtan wanita hanya sebagai angan-angan belaka dari sebagian orang, yang mengatas namakan kaum laki-laki. walaupun tidak semua kaum laki-laki menganggap demikian, namun dapat dikatakan hampir semua laki-laki melihat kehebatan wanita sangat abstrak.

pembicaraan ini, bukan karena saya adalah seorang wanita. tetapi, saya berbicara seperti, karena saya memiliki seorang ibu yang sangat luar biasa.

ibu saya seorang guru sekolah dasar yang memiliki kemampuan yang jarang dimiliki oleh kaum ibu kebanyakan. dalam keseharian beliau, hampir tiap hari jarang di rumah, beliau wanita carrier yang senantiasa mengasah terus kemampuannya untuk berprestasi, mungkin ini, hal yang serupa dengan para wanita yang sudah menjadi ibu, yang mungkin, mereka berprofesi sebagai wanita carrier yang memiliki schedule yang sangat padat.

sewaktu masih kecil, saya menganggap, bahwa saya bukanlah anak dari seorang ibu, namun saya adalah anak seorang pembantu. saya menganggap dmeikian, karena ibu saya sangat sibuk.

selain itu, saya menganggap ibu saya sangatlah cerwet, galak, dan pelit. saya disuruh mengikuti kegiatan-kegiatan, seperti : kegiatan seni, kegiatan olahraga, dan educations skill. hingga, saya jarang sekali bermain, layaknya anak-anak kebanyakan.

hingga, saya besar, saya baru menyadari, bahwa selama ini, saya salah menilai seorang ibu. Ibu saya, adalah wanita yang memiliki capabilitas luar biasa dalam memperjuangkan hak anaknya.

setiap saya, mengikuti lomba apapun, dia orang yang pertama, yang mendukung secara finansial, tenaga, dan doa.

Ibu saya, sering menangis, menangis karena kelakuan saya yang bandel, dan menangis karena saya berhasil memenangkan perlombaan atau berhasil lulus ujian.

pelitnya seorang ibu adalah, pelajaran buat anaknya, agar anaknya dapat berhemat, dan tahu bagaimana susahnya mendapatkan materi. Galaknya seorang ibu, adalah api. api yang dapat menghapuskan semua menjadi abu, namun, dapat menjadi manfaat untuk orang banyak.

perspektif wanita, kian zaman kian berubah. wanita selalu dianggap sebagai alat penghias dunia, sebagai obyek yang dapat digunakan kapan saja.

apakah serendah itukah wanita??..

wanita adalah Ibu..

Wanita memiliki kekuatan yang di luar dugaan manusia. Wanita memiliki pedang yang dapat membuat semuanya runtuh..

Wanita memiliki seribu tangan, yang dapat menolong banyak orang,,

Wanita memiliki kekuatan, dalam merubah sebuah zaman.

untuk itu, wanita dapat melakukan segalanya, jika dia mau berusaha dan optimis.

Palestine VS Israel, bukan perang agama????

Dikirim Uncategorized pada Januari 8, 2009 oleh alwayskantry009

” API ITU BERKOBAR LAGI..

LAGI DAN LAGI..

RATUSAN NYAWA HILANG DENGAN SEGENGGAM BOLA PIJAR

PERANG ITU ADA ,KARNA DUNIA MASIH TEGAK BERDIRI..

APAKAH PERANG DAPAT BERHENTI, JIKA DUNIA RUNTUH???

INIKAH TANDA ITU?? “

sehari menjelang, tahun baru islam, agresi militer Israel ke Palestina mulai membabi buta. entah dasar apa, mereka makin hari makin menjadi monster yang suatu saat siap menyantap makanan yang ada di meja makan. serangan dimulai dengan tembakan roket, serta rudal. Sasaran tembakan tersebut, di sudutkan ke pemukiman penduduk sipil, sekolah, universitas, rumah sakit, dan kantor pemerintahan.

ketika ditanya, mengapa Tentara Israel, melakukan agresi tersebut, hal ini disebabkan serangan pejuang hamas yang sudah menewaskan warga israel sebanyak dua orang. dan mereka berasumsi, bahwa tembakan tersebut, sangat tepat, sebab ditujukan kepada pejuang hamas.

TERNYATA…

TIDAK!!

fakta membuktikan, korban dari agresi tersebut, adalah warga sipil yang bukan kalangan pejuang hamas. mereka sudah melukai warga sipil yang tidak berdosa. bayangkan, agresi ini dapat dikatakan tidak adil, sebab israel memiliki alibi yang tidak masuk akal, namun ironisnya, negara adikuasa superpower Amerika Serikat, menyetujuin agresi tersebut, serta mendukung agresi Israel untuk menumpas hamas.

AWARENESS IS OUR SUPPORT!!

dari agresi tersebut, banyak masyarakat dunia yang “gerah” akan keadaan yang dapat menitikan air mata serta rasa hati yang tersayat seratus pisau itu, mereka melakukan aksi turun ke jalan, sambil menyorakkan

” SAVE PALESTINE!! “

aksi yang diikuti dari berbagai macam elemen masyarakat itu, melakukan long march, serta pembakaran bendera zionis israel.

di tempat lain, sekumpulan orang, melakukan aksi yang serupa, yaitu ” berdoa bersama”, mendoakkan agar korban yang wafat dapat diteruima oleh Tuhan YME.

mereka mengingatkan bahwa, perang ini, ialah bukan perang agama, melainkan perang bliateral suatu negara, atas perebutan daerah kuasaan.

jika kita menanggapi pernyataan tersebut,

” secara fakta memang itu bukan perang agama. perang itu adalah perang dua negara yang sedang merebutkan kedaulatan negara mereka, “

apakah hanya, mereka melihat banyak massa yang memakai jilbab panjang serta berjenggot, meneriakkan ‘ALLAHU AKBAR!!’

mereka merasa resah, karena banyak umat islam yang marah dengan agresi tersebut???kemudian, menyuarakkan “bahwa ini bukan perang agama??”

bayangkan, ribuan orang turun ke jalan, melakukan aksi menolak serta mengutuk agresi israel, itu menandakan, bentuk..

SOLIDARITAS UMAT ISLAM, ATAS SAUDARA SESAMA AGAMA YANG DITINDAS DENGAN TIDAK KEPRIMANUSIAAN..

ITULAH ISLAM, AGAMA YANG MEMILIKI RASA PERSAUDARAAN YANG LUAR BIASA.

SATU JIWA UMAT ISLAM DISAKITI, MAKA SERATUS ORANG AKAN GERANG..