Palestine VS Israel, bukan perang agama????
” API ITU BERKOBAR LAGI..
LAGI DAN LAGI..
RATUSAN NYAWA HILANG DENGAN SEGENGGAM BOLA PIJAR
PERANG ITU ADA ,KARNA DUNIA MASIH TEGAK BERDIRI..
APAKAH PERANG DAPAT BERHENTI, JIKA DUNIA RUNTUH???
INIKAH TANDA ITU?? “
sehari menjelang, tahun baru islam, agresi militer Israel ke Palestina mulai membabi buta. entah dasar apa, mereka makin hari makin menjadi monster yang suatu saat siap menyantap makanan yang ada di meja makan. serangan dimulai dengan tembakan roket, serta rudal. Sasaran tembakan tersebut, di sudutkan ke pemukiman penduduk sipil, sekolah, universitas, rumah sakit, dan kantor pemerintahan.
ketika ditanya, mengapa Tentara Israel, melakukan agresi tersebut, hal ini disebabkan serangan pejuang hamas yang sudah menewaskan warga israel sebanyak dua orang. dan mereka berasumsi, bahwa tembakan tersebut, sangat tepat, sebab ditujukan kepada pejuang hamas.
TERNYATA…
TIDAK!!
fakta membuktikan, korban dari agresi tersebut, adalah warga sipil yang bukan kalangan pejuang hamas. mereka sudah melukai warga sipil yang tidak berdosa. bayangkan, agresi ini dapat dikatakan tidak adil, sebab israel memiliki alibi yang tidak masuk akal, namun ironisnya, negara adikuasa superpower Amerika Serikat, menyetujuin agresi tersebut, serta mendukung agresi Israel untuk menumpas hamas.
AWARENESS IS OUR SUPPORT!!
dari agresi tersebut, banyak masyarakat dunia yang “gerah” akan keadaan yang dapat menitikan air mata serta rasa hati yang tersayat seratus pisau itu, mereka melakukan aksi turun ke jalan, sambil menyorakkan
” SAVE PALESTINE!! “
aksi yang diikuti dari berbagai macam elemen masyarakat itu, melakukan long march, serta pembakaran bendera zionis israel.
di tempat lain, sekumpulan orang, melakukan aksi yang serupa, yaitu ” berdoa bersama”, mendoakkan agar korban yang wafat dapat diteruima oleh Tuhan YME.
mereka mengingatkan bahwa, perang ini, ialah bukan perang agama, melainkan perang bliateral suatu negara, atas perebutan daerah kuasaan.
jika kita menanggapi pernyataan tersebut,
” secara fakta memang itu bukan perang agama. perang itu adalah perang dua negara yang sedang merebutkan kedaulatan negara mereka, “
apakah hanya, mereka melihat banyak massa yang memakai jilbab panjang serta berjenggot, meneriakkan ‘ALLAHU AKBAR!!’
mereka merasa resah, karena banyak umat islam yang marah dengan agresi tersebut???kemudian, menyuarakkan “bahwa ini bukan perang agama??”
bayangkan, ribuan orang turun ke jalan, melakukan aksi menolak serta mengutuk agresi israel, itu menandakan, bentuk..
SOLIDARITAS UMAT ISLAM, ATAS SAUDARA SESAMA AGAMA YANG DITINDAS DENGAN TIDAK KEPRIMANUSIAAN..
ITULAH ISLAM, AGAMA YANG MEMILIKI RASA PERSAUDARAAN YANG LUAR BIASA.
SATU JIWA UMAT ISLAM DISAKITI, MAKA SERATUS ORANG AKAN GERANG..
Januari 19, 2009 pada 5:24 pm
Ketika setiap persoalan Timur Tengah selalu dikaitkan dengan “melawan Islam” maka saudara-saudara muslim lah yang menyatakan dan memanasi semua orang bahwa ini perang Agama. Perang Islam vs …… (melawan semua).
Sisi/persoalan kemanusiaan telah direduksi oleh teman-teman muslim sendiri, menjadi “perang Agama”. Persoalan kemanusiaan (baik itu akibat perang, bencana alam, penjajahan ekonomi, dll) adalah persoalan semua pihak, bukan cuma milik Islam. Bahkan orang Atheispun tahu bahwa persoalan penderitaan yang menimpa warga Palestina, adalah persoalan kemanusiaan yang harus segera dihentikannya perang (baik perang yang seimbang, maupun apalagi yang tidak seimbang). Respek persoalan kemanusiaan yang menimpa warga Palestina menjadi tipis, karena ternyata diklaim hanya menjadi persoalan dan penderitaan “islam” oleh zionis, kafir-kafir lain, dan masih banyak Istilah dalam islam. Coba kita bandingkan dan kita simak banyak persoalan perang antara bangsa-bangsa, hampir tidak ada yang menggiring ke arah perang Agama, walaupun dua bangsa yang berperang itu memiliki agama yang berbeda, misalnya AS yang memerangi vietnam yang komunis. IRA protestant vs Inggris Katolik pun, isu agama tidak pernah di hembuskan (kecuali fakta bahwa kedua bangsa itu memiliki agama mayoritas yang berbeda).
Ketika umat muslim menyerukan solidaritas “Islam” atas Palestina, disana sekaligus menjadi “seruan Ancaman” kepada semua pihak yang bukan Islam. Tentu bagi teman-teman Muslim, Alquran menjadi pembenaran, bahwa selamanya Islam harus memusuhi Yahudi, Nasrani, dan kafir-kafir. Artinya sikap memusuhi itu sudah berakar dan bermula sejah Islam hadir. Yahudi lahir tidak pernah mengenal Islam. Ke-Kristen-an lahir juga tidak pernah mengenal Islam. Budha/Hindu lahir tidak pernah mengenal Islam. Tetapi ketika Islam lahir, langsung di dalam Alquran disebutkan bahwa Yahudi dan Nasrani harus diperangi.
Seandainya Indonesia yang merdeka tahun 45 belum mengenal Timor-Timur. Tetapi kemudian ketika Timor-Timur berdiri tahun 99 dan dalam UUD-nya menyebutkan bahwa “Indonesia adalah Penjajah dan selamanya akan berusaha menjajah Timor-Timur” Sehingga selama UUD-nya masih berbunyi seperti itu, maka sikap penduduk Timor-Timur akan selalu memusuhi Indonesia…..Nah apa yang kira-kira teman-teman sebangsa dan setanah air Indonesia rasakan dengan UUD-nya Timor-Timur itu? Bagaimana Sikap saudara-saudara setanah air menghadapi Timor-Timur (negara dan rakyatnya) yang memiliki UUD sebagai pembenar untuk selalu memusihi Indonesia.
Terakhir, coba saja misalnya Indonesia meluncurkan roketnya ke Hawaii, atau ke Serawak, kira-kira apakah Malaysia diam saja, atau malaysia akan membom Jakarta juga? atau AS akan meluncurkan Tomahawk-nya ke Jakarta?
Tulisan ini bukan untuk membela satu sisi, yang kita harapkan adalah persatuan Indonesia yang berdiri atas berbagai Ras, Agama, Suku, Budaya, Bahasa. Indonesia bukan Islam, bukan Katolik, Bukan Kristen, Bukan Jawa, bukan Sunda, bukan Batak, Bukan Papua. Indonesia itu warna-warni.
Perang, benci-membenci, merendahkan satu-sama lain bukankah bersumber dari budaya yang luhur milik bangsa Indonesia, itu adalah produk import.
Ramah tamah, gotong-royong, senyum, tolong-menolong, itulah budaya bangsa Indonesia.
Save humanity,
Salam Damai
Januari 26, 2009 pada 2:11 pm
israel itu tidak prikemanusiaan, mereka membabi buta palestina apakah mereka itu manusia? israel itu harus di hapuskan dari peta dunia.
Januari 26, 2009 pada 2:13 pm
israel harus di hapuskan dari peta dunia.
Februari 2, 2009 pada 1:40 pm
@anton….
pernyataan antum terkesan membela israel
quote: Terakhir, coba saja misalnya Indonesia meluncurkan roketnya ke Hawaii, atau ke Serawak, kira-kira apakah Malaysia diam saja, atau malaysia akan membom Jakarta juga? atau AS akan meluncurkan Tomahawk-nya ke Jakarta?
hamas menyerang israel karena israel memang tidak berhak atas wilayah kedaulatan mereka sekarang, yang seharusnya merupakan tanah muslim, termasuk kota yerusalem yang merupakan kota suci ketiga umat islam. karena itu serangan hamas atas israel dapat dibenarkan, namun sebaliknya tidak….
dalam alquran tidak semua kafir diperangi, hanya kafir yang memusuhi islam yang diperangi. bahkan ada ayat yang isinya umat nasrani adalah sahabat terdekat umat islam (yang paling lunak permusuhannya)
wallahu a’lam bishawab
wassalam
Maret 4, 2009 pada 4:47 am
Israel, I’m here for tell you that wahat you do is a agfaints human right in Palestina. I hopr you understand it