<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>C o u  N t R y S o U N d</title>
	<atom:link href="http://alwayskantry009.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alwayskantry009.wordpress.com</link>
	<description>Easy hEart, So UniQue, Be CreAtiVity</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Dec 2011 07:37:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alwayskantry009.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>C o u  N t R y S o U N d</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alwayskantry009.wordpress.com/osd.xml" title="C o u  N t R y S o U N d" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alwayskantry009.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bayang Sore ( Aku dan Mereka Part I )</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2011/12/16/bayang-sore-aku-dan-mereka-part-i/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2011/12/16/bayang-sore-aku-dan-mereka-part-i/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 17:34:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[my soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Gambir 12 Desember 2011 Sore ini Jakarta mendung, awan kelabu bergerak kiri kanan seraya mengikuti irama angin yang berhembus berat. Pandangan sayup cukup lama gue terperangah ke atas langit, sambil bergumam, &#8221; Kapan gerimis ini berhenti ya?? &#8220;. maklum, udah 2 hari berturut-turut keujanan dengan sengaja.ya, dengan sengaja, bagaimana otak gue ini melupakan desember bulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=355&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gambir 12 Desember 2011</strong></p>
<p>Sore ini Jakarta mendung, awan kelabu bergerak kiri kanan seraya mengikuti irama angin yang berhembus berat. Pandangan sayup cukup lama gue terperangah ke atas langit, sambil bergumam, &#8221; Kapan gerimis ini berhenti ya?? &#8220;. maklum, udah 2 hari berturut-turut keujanan dengan sengaja.ya, dengan sengaja, bagaimana otak gue ini melupakan desember bulan &#8220;air&#8221;, tapi kok enggak bawa payung. Jadilah kehuhajan dengan sengaja. Entahlah lamunan saya, menjurus kepada calon gubernur Jakarta selanjutnya. Walaupun gue bukan pendudukan ber-KTP-kan DKI Jakarta, cukup mengakui bahwa Jakarta adalah jantung Indonesia. Gue, adalah satu dari mereka yang berdiri menunggu kereta ini adalah contoh kongkret bagaimana kami berlomba mengais rejeki. Jakarta dengan masalah banjirnya, masalah transportasinya, masalah budayanya, dan masih banyak lagi. Perubahan, gue sendiri sih merasakan ada perubahan dalam hal transportasi, ya..sebut saja busway. Bagi gue yang tidak memiliki kendaraan, Transjakarta membantu mobilisasi muter-muter jakarta. Jangankan gue, mahasiswa unpad yang bukan asli jakarta aja, bersyukur banget ada busway, kalo enggak mungkin udah nyasar karena ditipu sama preman pasar. kali ini sepakat dong???</p>
<p>Lain busway lain juga dengan kereta listrik. Ini kali pertama gue harus berkenalan dengan transportasi &#8220;panjang i&#8221;ini. Awalnya, girangnya enggak ketolongan tau akan bolak balik naek kereta. Dibayangan gue tuh ya, mereka yang naek kereta adalah orang keren, enerjik, dan menyimpan segudang cerita. Tau akan menjadi seperti mereka, <em>Woow..Seneng bangeet !!</em></p>
<p>and..Surprise lah gue di hari pertama, harus bolak balik Jakarta-Depok. Ternyata rasanya seperti ini. Mumet, Runyam, Demeuk, Sesak, Keras. Yeaah..itu dia, Jakarta Keras.</p>
<p>Sekeras itulah hidup di Jakarta. Walaupun besar di Jakarta, gue merasa aneh dengan kultur yang terbangun, BARBAR PARAH !.</p>
<p>sedikit beda dengan kultur Kota Kembang. Ramah, Hangat, dan statis. Well, bukan untuk menjelek-jelekkan satu sama lain nih ya, dan engga berharap ini jadi pembenaran juga. Ya, mungkin aja ini kecenderungan gue yang lumayan sering berkomunikasi dengan masyarakat Kota Kembang, Jadi sedikit terbaca <em>caovinisme</em>. Tapi sekali lagi dari hati gue nun paling jauh dalam ini, merasa kaget dengan kultur yang terbangun di Jakarta.</p>
<p><strong>Jakarta Dulu dan Kini</strong></p>
<p>Jakarta, kota di mana engkong, nenek, dan bokap dilahirkan. <em>Senen</em>, itulah daerah di mana mereka membentuk sebuah keluarga shakinah, mawadah, dan warahmah. Si Engkong ( baca : Pa dede ) sering banget curhat kalau dia maen ke rumah gue. Bagaimana masa mudanya, bagaimana masa jaman penjajahan, bagaimana mencari uang di perusahaan kereta api milik negara ( kala itu ).</p>
<p><em>&#8221; Senen, dulu itu kebon &#8220;</em>, ungkapnya dengan semangat &#8217;28. Engkong juga menambahkan bahwa rumah-rumah jaman dulu itu, jauh-jauh jaraknya. Bahkan Engkong juga bilang kalau jarak rumah kediamannya dulu dengan tempat kerja itu jauh banget. Pengen tau jauh kayak gimana??,&#8212;-&gt;&gt; &#8221; Jatinegara &#8211; Senen &#8220;.</p>
<p>Dan itu ditempuh dengan sepeda atau bahkan jalan kaki. Makanya perjuangannya itu, 2 jempol deh. Karena perjalanan yang  jauh, petani karet ( kebon karet ) sering banget, kasih makan atau minum kepada pejalan kaki atau mereka yang kecapek&#8217;an menempuh perjalanan. Dari situlah, seringnya interaksi ketika bertemu di jalan, persaudaraan dimulai. Tukar Informasi apapun, mulai dari pekerjaan, sampai gosip ibu kota pun di transfer. <em>hayaah</em>..</p>
<p>Insight &#8212;&#8212;&#8212;-&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt; <em>Gosip yang menjadi Trending Topic kala itu ialah, None Pluit Nyari Laki !!.</em></p>
<p>entahlah..siapa itu none pluit, sepertinya none bohay nan cantik. Tapi kok enggak masuk sejarah Kesenian Jakarta ya??. #mikir haha..</p>
<p>lanjutt ke cerita awal ah..</p>
<p>dari situlah, engkong gue mendapatkan pekerjaan. dan Tinggalah beliau di Senen. Segala pekerjaan di cobain sama beliau, banting tulang demi merubah hidup susah menjadi sedikti dipandang oleh orang lain. Di cerita ini engkong gue cukup menghayati. Dan gue pun tersayat mendengar cerita itu.</p>
<p>Geloran &#8217;45 membakar api sang engkong muncul heroik ketika menceritakan masa pacaran sama emak. <em>ihhiieey..</em>senen daerah teduh. banyak <em>puun</em>. tebar senyum sumringah sering dilihat kala ada di sudut kota. Tegur sapa, kerja keras, toleransi, menjadi warna kota kala itu.</p>
<p><em>&#8221; Tapi sekarang</em>?? &#8220;. Tanya Engkong secara tiba-tiba.</p>
<p>dan gue cuman bisa diem.</p>
<p><em>&#8221; Kayak gimana ya Senen itu?? &#8220;.</em> GUBRAK..!!</p>
<p>ternyata si engkong enggak tau senen itu seperti apa rupanya semenjak diugusur ke depok.</p>
<p>mendengar engkong berkata itu, sekali lagi gue hanya tertegun tanya, sambil berkata, &#8221; Ya..begitulah Senen !!, Kuitang &#8220;. #eeh..</p>
<p>hahaha..haduuh..cuman kuitang yang gue tau, padahal disanalah bokap gue dilahirkan. Dan gue enggak tau banyak tentang senen. Mungkinkah bokap lahir langsung berjibaku dengan tumpukan buku-buku usang??. ah..sekali lagi, gue hanya tau kuitang. Kuitang yang banyak preman pasar, bau, kotor, panas, 21 Senen. Kalo dikorelasikan, hm..sepertinya jauuh ya dari deskripsi engkong. Ingin rasanya gue ajak engkong ke Senen, pengen tau respon doi kayak gimana. <em>Someday</em>, gue akan ajak doi muter-muter Senen.<em>Insya Allah..</em></p>
<p>huuf..enggak kerasa lamunan gue dalem juga tentang kota ini. Pandangan gue kini tertuju kepada mereka yang berdiri lesu menunggu kereta datang. Mereka sibuk dengan dinamika perasaan masing-masing hari itu. Perasaan yang berusaha dihibur dengan dua untai <em>headset</em> menempel di kedua telinga mereka masing-masing. Ada yang terpejam matanya walaupun dengan kondisi berdiri, ataukah membaca buku, ah..tapi kalo yang ini jumlahnya hanya sedikit. Tunggu sebentar !!. Coba lihat, ternyata kebanyakan dari mereka memandang kosong tanpa bicara, tertuju pada rel kereta, ataukah lurus entah menerobos siapa.</p>
<p>Sekali lagi, cukup ironis. Bertolak belakang dengan yang diceritakan engkong. Bukankah lebih baik melihat orang di samping dengan senyum hangat ?? .</p>
<p>Mungkinkah senyum hangat sudah sangat sulit sekali dilakukan  karena urat wajah yang sudah mulai mengeras  sekerasnya kota Jakarta ???.</p>
<p>I don&#8217;t Know..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/355/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=355&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2011/12/16/bayang-sore-aku-dan-mereka-part-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berakhir Tepat di Empat Tahun !!</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2011/12/07/berakhir-tepat-di-empat-tahun/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2011/12/07/berakhir-tepat-di-empat-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 16:02:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Lampung, 23November 2011. Sore hari enggak terasa gue udah di kapal ferry, menuju Jakarta. Sedikit heran, sembari bertanya benar-benar, &#8220; ini beneran gue naik kapal laut?? &#8220;. Semua tau dong, betapa riwuhnya gue mempersiapkan keberangkatan ke Unila. Mulai dari nyari Volunter buat temen ngobrol selama ke lampung, ditambah beli tiket yang spontan gue harus naek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=352&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung, 23November 2011.</p>
<p>Sore hari enggak terasa gue udah di kapal ferry, menuju Jakarta. Sedikit heran, sembari bertanya benar-benar, &#8220;<em> ini beneran gue naik kapal laut??</em> &#8220;. Semua tau dong, betapa riwuhnya gue mempersiapkan keberangkatan ke Unila. Mulai dari nyar<em>i Volunter</em> buat temen ngobrol selama ke lampung, ditambah beli tiket yang spontan gue harus naek kereta eksekutif ke jakarta seharga 80 ribu. Ahh..ini gara-gara seseorang !!</p>
<p>tapi hikmahnya adalah, gue bisa juga survive di kapal laut. yeah..berbekal nekat dan trial and error. Perjalanan ke Lampung ternyata cepat, kira-kira cuman 3 &#8211; 4 jam an lah. Sampe-sampe rasanya gue pengen balik lagi ke Lampung, cuman gara-gara mau naek kapal lautnya ajah. hahaha&#8230;</p>
<p>Selat Jawa, semula persepsi gue ini kapal bakal melewati anak gunung krakatau. Dan dibayangan gue adalah semua penumpang sambil ketir, siap-siap di tangga darurat sambil pake pelampung, dan terperangah parah kayak di titanic. Sekali lagi gue cuman bilang, <em>Ah</em>..ketika tau ternyata ini kapal enggak melewati gunung itu. Padahal FYI, gue udah mantengin di luar, kali aja lewat gunung krakatau, Ternyata,<em> Ah..</em></p>
<p>Dibalik dari itu semua gue dapet hikmahnya, gue jadi tau yang namanya selat sunda (lho??), maksudnya secara langsung gitu. Selat ini cukup adem, teduh, damai&#8230;dan hingga akhirnya membawa lamunan gue perjalanan &#8221; Kenapa Gue Bisa Kayak Gini &#8220;.</p>
<p>Secepat kilat, yang gue ingat cuman BEM. Walaupun cuman 3 kata, ini bukan sembarang kata. Tapi ada kepanjangannya, ( Hyaaelaaah&#8230;). Eh Serius gue, Badan Eksekutif Mahasiswa. Cuman itu yang gue inget ketika perjalanan pulang dari Lampung. Yap, enggak kerasa udah empat tahun gue di BEM, enggak tanggung-tanggung, tingkat universitas gue jabanin.( eeaaa..di fikom kagak ada aja BEM nye ). Tapi walaupun demikian, gue masih enggak nyangka, kalau gue bisa juga ngewujudkan impian gue untuk demo di jalan. Sedikit share ni ya, gue emang niat banget masuk BEM dari SMA. Waktu jadi MABA, gue pantengin banget deh yang namanya BEM ( Niat gitu ) dari jamannya kabinet sobat man..</p>
<p>mungkin kalo dulu gue enggak satu kosan sama teh irni yang anak BEM kala itu, mungkin gue akan serupa dengan fae, kirim email ke presiden BEM. Dari sana, gue diajak kepanitiaan acara Business Challange. Itu Kepanitiaan pertama gue. Jujur, gue melihat banyak orang hebat di sana. berbagai kultur. gaya bahasa, tingkah laku, gue melihat bahwa ada yg enggak beres sama mereka-mereka itu ( hahaha..). Tapi walaupun ada yg ga beres, mereka tetep enjoy, dan sangat sekali menikmati perannya sebagai pelayan mahasiswa. yes, tugas yang tidak ringan.</p>
<p>hingga di tahun selanjutnya, gue masuk ke kabinet kang Gena ( Kebangkitan ). kabinet ini membawa warna banget dalam hidup gue. mengenal sebuah arti keluarga. Dan pada waktu yang gue duga, gue ditemukanlah oleh geng anak gaul dan keren punya, <em>Gaolers</em>..</p>
<p>geng itu bukan sembarang geng. berisi punggawa yang berkualitas ( eitss..masalahnya yang mau disuruh-suruh cuman kitaa..) hahaha..</p>
<p>enggak cuman Gaolers aja nih, fans kita-kita juga loyalitasnya tinggi loh..tuh buktinya, luthfan, nuni juga jadi punggawa BEM.</p>
<p>Maka, karena itulah, pasca berakhirnya kabinet ini, banyak tuh tawaran sana sini..( ihiyee&#8230;assiik daah&#8230;) untuk berkarir di kabinet selanjutnya. maka enggak heran, pada akhirnya Gaolers and Fans banyak yang jadi rapimers, kecuali gue, fae, dan pede. Pede hijrah ke BPM, gue sama fae masih jadi staff. Sedih??. Oh tentu tidak. Sama sekali enggak sedih. karena gue tau, ada maksud di balik dari itu semua (Pesan tetua : teh nani, kang deni, kang gea )</p>
<p>Di kabinet ini, masa-masa perlawanan. Berontak. Terbukti bawaanya, bikin gerakan bawah tanah mulu. Sampai-sampai kang Ahmad harus naek urat waktu raker gara-gara ulah kita. Maklum, kala itu gue enggak begitu kenal sama sosok kang Ahmad Fakhrudin Isfron. Justru yang kita tau cumam kang mei. Sampai-sampai ada dua matahari dalam dunia. Ups salah..3 matahari tambah kang ajie ramdan. Kebayang kan puyengnya. Sampai-sampai mau resign. Tapi alhamdulilah itu urung gue lakuin. Lagi-lagi ada tetua-tetua yang selalu support menguatkan jika itu hanya urusan sepele. Dan..whala..gue enggak jadi mundur.</p>
<p>Berbeda di Awal, di Akhir saya merasakan syukur alhamdulilah bisa ada di kabinet ini. Ilmu saya nambah, sedikit tidak liar, dan yang paling penting keberanian. Jadi inget, di <strong>JEBAK</strong> dateng ke Munas BEM SI. Di kereta kang mei tiba-tiba aja gitu, bilang : &#8221; Kalian Harus Komitmen ya, Yang Ikut Ke Munas Hari ini, <strong>HARUS</strong> melanjutkan di kabinet selanjutnya. Ergh..rasanya pengen turun dari kereta, tapi udah telat. Yang ada, kita ( fae, luthfan,chagi, achyar ) berdiskusi di belakang, untung menstrategikan JEBAKAN itu. Ah..ASEM emang kita dijebak. padahal udah seneng-seneng diajak di munas. Kan tumben-tumbenan tuh diajak. Padahal mah&#8230;heeeuh..</p>
<p>Tapi Entah memang sudah jalan Allah, pasca dari Munas kita menetapkan utnuk kembali di kabinet tahun depan. Hal paling mendasar adalah karena kita sudah tersakiti oleh hasil munas ( saking cinta almamater ini..). oh enggak, karena kita gagal jadi korpus tentunya. hahaha..</p>
<p>dan yang paling dodol ialah unpad jadi kordinator forum perempuan. Ini niih&#8230;kalau inget ini, rasanya pengen nimpukin diri sendiri. Kenapa gue harus deket, haha hihi sama para perempuan di forum itu coba, jadinya yang ditanya kesiapan ke unpad, gue langsung bilang siap. Lupa kalau ada kang ahmad di belakang ( maklum dulu otak gue belom tau kalo BEM SI itu politis..). Jadilah Unpad ditunjuk sebagai kord. FP. yang konon dikatakan sebagai keputrian BEM SI. <strong><em>Oh Tidaaak !!</em></strong></p>
<p>Nah, gara-gara itulah, di kabinet Asep rovi setiap ada rakernas gue selalu ada. awalnya seneng jalan-jalan. Tapi..selalu aja pulang dengan sakit hati yang luar biasa. <em>Ya enggak fan??</em></p>
<p>Tapi sekali lagi, gue bersyukur bisa di JEBAK di Munas BEM SI. kalau enggak di jebak, gue enggak mungkin nih, jadi pembicara di Unila. ( Hahahay&#8230;)*PLAK*</p>
<p>Di kabinet Asep, jabatan gue naek. Jadi Dirjen ( anak buah luthfan ). Di kabinet ini gue belajar bagaimana mengenal arti Ksatria. Tahan dengan kerasnya dunia politik.<em> No Heart Feeling enough to tell about..</em></p>
<p>jiwa politis gue mulai muncul. sampai-sampai capek juga, harus curiga mulu sama orang.</p>
<p>Dan kabinet terkahir, kabinetnya sayyidi, tadinya gue enggak mau join, karena pertimbangan lain. Enggak lama tetua-tetua versiII muncul di telepon genggam untuk jualan <em>kue</em> ( lirik kang firman, kang kang ahmad, dan kang mei ). Tapi emang dasar, <em>Everybody have a thing for theyself</em>. Gue memutuskan untuk bergabung di kabinet SIGAP. Hal yang paling menjadi alasan utama adalah KORPUS BEM SI, yang sebenernya <em>ehem..sesuatu banget deh itu !!. hahaha&#8230;</em>yasudah, tak usah dibahas. udah lewat ciin..</p>
<p>Di kabinet baru , karier gue naeklah walaupun enggak tinggi. haha..</p>
<p><em>Menter</em>i kebijakan publik, itu dia kabatan terakhir gue sandang. Dan angkatan paling tua se kabinet lah itu. Awalnya, gue berpikir, gue harus kayak gimana, secara gue enggak bisa lah ya, kayak teh iin bilang &#8221; Dek &#8221; dengan lembut. Atau Teh Nani yang super duper tegas, atau kayak teh ira, yang bisa unyu-unyu kalau lagi ngelobby makan. hwaaa..susah kayak mereka.</p>
<p>Tapi satu hal yang gue inget dari teh nani, &#8221; Jadilah diri sendiri &#8220;.</p>
<p>itu yang selalu gue pegang selama di BEM. Biarlah orang lain bilang apa, yang penting niat gue bisa dipahamin sama Allah. Maka jadilah gue seperti itu. Di kabinet ini, adalah akumulasi pembelajaran dari awal gue kepanitiaan di kabinet kang reza, kemudian bergabung di kabinet kang gena, kang ahmad, dan asep, yakni IKHLAS UNTUK PENDEWASAAN . Pengorbanan semuanya udah bukan jadi beban. Karena sangat tidak mungkin ada hari ini, tanpa ada hari kemaren.</p>
<p>Dan sekarang udah empat tahun lamanya gue di BEM. Sedih, ya gue akuin gue sedih banget, karena tanpa hari tanpa nyekre, tanpa hari tanpa rapat, tanpa hari tanpa kajian, demo, debat, dan itu semua mengisi penuh hari-hari gue sebagai mahasiswa unpad.</p>
<p>terimakasih kang teh, udah mengajari banyak hal selama di BEM.</p>
<p>Kini tinggal gue, berjuang menjaga idealisme di dunia nyata. Semoga masih hafal lagu totalitas perjuangan di masa tua ( lho?? ). hahaha..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/352/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=352&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2011/12/07/berakhir-tepat-di-empat-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APA DAN BAGAIMANA TABOLID ITU??</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/10/15/apa-dan-bagaimana-tabolid-itu/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/10/15/apa-dan-bagaimana-tabolid-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 04:57:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fikom 1!!]]></category>
		<category><![CDATA[My Reference]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Perkembangan Tabloid di Indonesia Perkembangan Tabloid di Indonesia merupakan generasi ketiga munculnya jenis media cetak setelah surat kabar dan majalah. Seperti kita ketahui keberadaan surat kabar di Indonesia ditandai dengan perjalanan lima periode dimulai pada tahun 1828 ( Zaman Belanda ), lalu kemudian majalah dimulai pada periode kemerdekaan, tahun 1945. Ada beberapa sumber mengatakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=333&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alwayskantry009.files.wordpress.com/2010/10/tabloid.jpg"><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-334" title="TABLOID" src="http://alwayskantry009.files.wordpress.com/2010/10/tabloid.jpg?w=119&#038;h=150" alt="" width="119" height="150" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Perkembangan Tabloid di Indonesia</span></strong></p>
<p>Perkembangan Tabloid di Indonesia merupakan generasi ketiga munculnya jenis media cetak setelah surat kabar dan majalah. Seperti kita ketahui keberadaan surat kabar di Indonesia ditandai dengan perjalanan lima periode dimulai pada tahun 1828 ( Zaman Belanda ), lalu kemudian majalah dimulai pada periode kemerdekaan, tahun 1945. Ada beberapa sumber mengatakan bahwa Tabloid dikatakan generasi ketiga karena Tabloid beredar pada tahun 1982, yang artinya periode pemerintahan orde baru.</p>
<p>Layaknya surat kabar dan majalah, tabloid juga merupakan bagian jurnalisme konvensional. Keberadaan Tabloid  ditandai dengan keberadaan perusahaan penerbitan majalah Tempo, PT. Grafiti Pers dengan direktur utama ketika itu Eric FH Samola. PT. Grafiti Pers berpusat di Jawa Timur. Perusahaan tersebut kemudian mengalami kebangkrutan, sehingga lima tahun kemudian ( 1988 ) PT. Grafiti Pers diambil alih oleh <em>Jawa Pos News Network</em> ( JPNN ), yang merupakan satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia, dimana sudah memiliki lebih dari 80 surat kabar, tabloid, dan majalah. Dengan Tabloid pertama “ Swara Surabaya “.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Karakteristik Tabloid</span></strong></p>
<p>Berbicara tentang karakteristik Taboid, tentu terkadang banyak yang masih terjebak dengan bayang – bayang surat kabar ataukah masih oportunis dengan majalah. Sebelum menemukan karakteristik dari tabloid, kita <em>review</em> sekilas apa itu karateristik surat kabar dan majalah.</p>
<ol>
<li>Karakteristik      Surat Kabar</li>
</ol>
<p>A.1 Publisitas</p>
<p>Publisitas atau publicity adalah penyebaran pada public atau khalayak ( Effendy, 1981:98 ). Salah satu karakteristik komunikasi massa adalah pesan dapat diterima oleh sebanyak – banyaknya khalayak yang tersebar di berbagai tempat, karena pesan tersebut penting untuk diketahui umum, atau menarik bagi khalayak pada umumnya. Dengan demikian, semua aktivitas manusi yang menyangkut kepentingan umum dan atau menarik untuk umum adalah layak untuk disebarluaskan. Pesan-pesan melalui surat kabar harus memenuhi criteria tersebut.</p>
<p>A.2 Periodesitas</p>
<p>Periodesitas menunjukan pada keteraturanterbitnya, bisa harian mingguan, atau dwi mingguan. Sifat periodesitas sangat penting dimiliki media massa, khususnya surat kabar. Kebutuhan manusia akan informasi sama halnya dengan kebutuhan manusia akan makan, minum, dan pakaian. Setiap hari manusia selalu akan makan, minum, dan pakaian. Setiap hari manusia selalu membutuhkan informasi. Bagi penerbit surat kabar, selama ada dana dan tenaga yang terampil, tidaklah sulit untuk menerbitkan surat kabar secara periodik. Di sekeliling kita banyak sekali fakta serta peristiwa yang dapat dijadikan berita dalam surat kabar. Selama ada kehidupan, selama itu pula surat kabar terbit.</p>
<p>A.3 Universal</p>
<p>Universalitas menunjukan pada kesempatan isinya, yang beraneka ragam dan dari seleuruh dunia. Dengan demikian atau isi surat kabar meliputi seluruh aspek kehidupan manusia, seperti masalah social, ekonomi, budaya, agama, pendidikan, keamanan dan lain-lain.</p>
<p>A.4 Aktualitas</p>
<p>Aktualitas menurut kata asalnya, berarti “ kini “ dan “ keadaan” sebenarnya “ ( Effendy, 1981 : 99 ). Kedua istilah tersebut erat kaitannya dengan berita, karena definisi berita adalah laporan tercepat mengenai fakta-fakta atau opini yang penting atau menarik minat, atau kedua-duanya bagi sejumlah besar orang ( <em>news is the timely report of facts or opinion of either interest or importance or both, to a considerable number of people</em> ) ( Charnley, 1965 : 34 )</p>
<p>Laporan tercepat menunjukan pada “ kekinian “ atau terbaru dan masih hangat. Fakta dan peristiwa penting, atau menarik tiap hari berganti dan perlu untuk dilaporkan, karena khalayak pun memerlukan informasi yang paling baru. Hal ini dilakukan oleh surat kabar, karena surat kabar sebagian besar memuat berbagai jenis berita.</p>
<p>A.5 Terdokumentasikan</p>
<p>Dari berbagai fakta yang disajikan surat kabar dalam bentuk berita atau artikel, dapat dipastikan ada beberapa diantaranya yang oleh pihak-pihak tertentu dianggap penting untuk diarsipkan atau dibuat kliping.</p>
<p>Untuk menyerap isi surat kabar, pembaca dituntut untuk bisa membaca serta memiliki kemampuan intelektualitas tertentu. Khalayaknya yang buta huruf tidak dapat menerima pesan surat kabar. Bagi mereka yang berpendidikan rendah pun mungkin akan kesulitan membaca surat kabar, karena banyak istilah dari berbagai bidang yang tidak dapat mereka pahami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Majalah</li>
</ol>
<p>Majalah sudah pasti ditentukan oleh sasaran khalayak yang dituju. Artinya sejak awal redaksi sudah menentukan siapa yang akan menjadi pembacaanya, apakah anak-anak, remaja, wanita dewasa, pria dewasa atau untuk pembaca umum. Bisa juga dapat ditargetkan sasaran pembaca berdasarkan hobi tertentu, seperti bertani, beternak dan memasak.</p>
<p>B.1 Penyajian lebih dalam</p>
<p>Frekuensi terbit majalah pada umumnya adalah mingguan. Selebihnya dwi mingguan, bahkan bulanan ( 1 X sebulan ). Majalah berita biasanya terbit mingguan, sehingga para reporternya punya waktu yang cukup lama untuk memahami dan mempelajari suatu peristiwa.</p>
<p>B.2 Nilai aktualitas lebih lama</p>
<p>Apabila nilai aktualitas surat kabar hanya berumur satu hari, maka nilai aktualitas majalah usung surat kabar kemarin atau dua hari yang lalu bila kita baca saat ini. Akan tetapi kita tidak pernah menganggap using majalah yang terbit dua atau tiga hari yang lalu. Sebagaimana kita alumni bersama, bahwa dalam membaca majalah tidak pernah tuntas sekaligus. Pada hari pertama mungkin kita hanya membaca topic yang kita senangi atau topic yang relevan dengan profesi kita, hari esok dan seterusnya kita membaca topic lain sebagian referensi.</p>
<p>B.3 Gambar / Foto lebih banyak</p>
<p>Jumlah halaman majalah lebih banyak sehingga selain penyajian beritanya yang mendala, majalah juga dapat menampilkan gambar / foto yang lengkap, dengan ukuran besard an kadang-kadang berwarna, serta kualitas kertas yang digunakannya juga lebih baik. Foto-foto yang ditampilkan majalan memiliki daya tarik tersendiri.</p>
<p>B.4 <em>Cover </em>sebagai daya tarik</p>
<p>Selain foto, <em>cover atau </em>sampul majalah juga merupakan daya tarik tersebdiri. Cover adalah ibarat pakaian dan aksesoris</p>
<p>B.5 Harga</p>
<p>Harga majalah tergolong mahal disbanding Koran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tabloid Sebagai Kombinasi beberapa karakteristik antara Surat Kabar ( Koran ) dan Majalah</strong></p>
<p>Ada bebrapa karakteristik pada Tabloid :</p>
<ol>
<li>Publistas<strong> </strong></li>
<li>Aktualitas<strong> </strong></li>
<li>TerdokumentasikanPenyajian Lebih dalam <strong> </strong></li>
<li>Nilai Aktualitas lebih lama<strong> </strong></li>
<li>Terdapat gambar lebih menarik<strong></strong></li>
<li>Sampul depan memiliki daya tarik.<strong></strong></li>
<li>Mudah mengeenali khalayaknya<strong></strong></li>
<li>Semi Koran<strong></strong></li>
<li>Semi majalah<strong></strong></li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Fungsi Tabloid <span style="text-decoration:underline;">:</span></strong></p>
<ol>
<li>To Inform<strong></strong></li>
<li>To educate<strong></strong></li>
<li>To entertaining<strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Kelebihan Tabloid :</span></strong></p>
<ol>
<li><em>Indept Reporting</em></li>
<li>Menarik      ( <em>Eye catching</em> )</li>
<li>Khalayak      Mudah Dipantau</li>
<li>Bersifat      <em>feature news </em>dan <em>straight News</em></li>
<li>Terdokuementasikan</li>
<li>Pemberitaan      di Tabloid boleh dipesan</li>
</ol>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Kelemahan :</span></strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong>Pemberitaan Terbatas, biasanya      satu tema besar menjadikan benang merah untuk setiap rubrik ( terdapat      korelasi per satu edisi )<strong></strong></li>
<li>Ukuran      kertas terlalu lebar <strong></strong></li>
<li>Memiliki      daya saing penjualan antara Koran dengan majalah.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prospek untuk Kegiatan PR :</p>
<p>Walaupun Tabloid tidak mencakup semua pemberitaan layaknya Koran, atau bahkan tidak se-<em>handy</em> majalah, Tabloid memiliki potensi yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan <em>Public Relations</em>. Antara lain :</p>
<ol>
<li>Advertorial</li>
</ol>
<p>Berdasarkan karakteristik tabloid serta pertimbangan kelebihan serta kekurangannya, PRO dapat mengirimkan Advertorial sebagai bentuk publisitas, untuk mengisi salah setengah atau penuh satu halaman.</p>
<ol>
<li>Pembuatan House Jurnal</li>
</ol>
<p>Bentuk tabloid juga dapat digunakan untuk sebagai bentuk house jurnal sebuah perusahaan, instansi, atau lembaga organisasi. Contohnya, organisasi HMI, DPR, dan KPK.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/333/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=333&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/10/15/apa-dan-bagaimana-tabolid-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alwayskantry009.files.wordpress.com/2010/10/tabloid.jpg?w=119" medium="image">
			<media:title type="html">TABLOID</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“ Kotak Ajaib “ dari Sebuah Telepon Genggam</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/10/15/%e2%80%9c-kotak-ajaib-%e2%80%9c-dari-sebuah-telepon-genggam/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/10/15/%e2%80%9c-kotak-ajaib-%e2%80%9c-dari-sebuah-telepon-genggam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 04:42:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fikom 1!!]]></category>
		<category><![CDATA[My Reference]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Kehidupan manusia saat ini terbilang cepat dan dinamis. Alasan mendasar terbilag cepat dan dinamis dikarenakan adanya tuntutan pemenuhan kebutuhan yang semakin meningkat, sehingga manusia dengan segala upaya daya kreativitas bersifat imajiner semakin hari semakin mampu menciptakan inovasi pemenuhan kebutuhan tersebut. Apa yang dimiliki atau diciptakan manusia tersebut menjelma menjadi kebudayaan era abad 21 yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=329&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_330" class="wp-caption aligncenter" style="width: 140px"><a href="http://alwayskantry009.files.wordpress.com/2010/10/telepon-genggam.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-330" title="telepon genggam" src="http://alwayskantry009.files.wordpress.com/2010/10/telepon-genggam.jpg?w=130&#038;h=150" alt="" width="130" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Dandy&#039;s Blog</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kehidupan manusia saat ini terbilang cepat dan dinamis. Alasan mendasar terbilag cepat dan dinamis dikarenakan adanya tuntutan pemenuhan kebutuhan yang semakin meningkat, sehingga manusia dengan segala upaya daya kreativitas bersifat imajiner semakin hari semakin mampu menciptakan inovasi pemenuhan kebutuhan tersebut. Apa yang dimiliki atau diciptakan manusia tersebut menjelma menjadi kebudayaan era abad 21 yang kemudian dikenal dengan istilah multimedia.</p>
<p>Istilah multimedia memang tidak asing ditelinga kita semua. Berdasarkan harfiah kata multimedia, bermakna adanya keanekaragaman media. Kini, keanekaragaman media tersebut sudah melekat kuat pada kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh keanekaragaman tersebut adalah Internet ( dunia maya ) dan telepon genggam. Sudah hampir lebih lima belas tahun internet berkembang. Berbagai inovasi teknologi yang menyediakan pelayanan pun ditawarkan kepada manusia. Ada beberapa ‘pelayanan’ yang ditawarkan kepada manusia, antara lain :</p>
<p>‘ pelayanan ‘ antar surat, antar uang, mencari orang hilang, transaksi jual beli, cari jodoh, cari relasi, hingga cari alamat rumah pun tersedia di internet. Semua bersifat terbuka dan dinamis begitu cepat. Informasi yang berkembang antar <em>user</em> lainnya. Sehingga menimbulkan rasa kecanduan melebihi rasa candu terhadap media yang masih memiliki <em>delay feedback</em> lebih lama dari internet.</p>
<p>Keanekaragaman kedua ialah telepon genggam. Secara wujud media telepon genggam mungkin tidak sebanding dengan keanekaragaman internet. Ketika semua yang menjadi kebutuhan manusia sudah terlayani begitu cepat oleh internet, sebagian masyarakat masih menganggap telepon genggam hanya berperan sebagai pelengkap pada proses komunikasi saja. Padahal dalam kenyataannya, telepon genggam juga merupakan keanekaragaman audio yang berkembang menjadi audio visual. Perkembangan telepon genggam, saat ini sangat pesat. Dahulu telepon genggam memang hanya digunakan untuk audio komunikasi. Tetapi sekarang, telepon genggam berubah menjadi audio visual komunikasi.</p>
<p><strong>Media Telepon Genggam termasuk <em>Above</em> atau <em>Below The Line</em>? </strong></p>
<p>Dilihat dari <em>feature</em> telepon genggam yang beragam, ternyata banyak masyarakat menggunakan media tersebut sebagai sarana media multi komunikasi. Pertama, masyarakat sudah mulai konsumtif terhadap telepon genggam, analisis tersebut dikarenakan keterjangkauan harga pembelian telepon genggam bervariatif. Selain itu faktor penunjang pulsa provider yang banyak serta harga yang ‘jatuh’ membuat masyarakat semakin cerdas menggunakan telepon genggam. Banyak kalangan <em>advertiser</em> menggunakan promosi perusahaan yang bekerja sama dengan provider dalam bentuk iklan layanan pesan singkat kemudian pesan singkat itu akan menyebar secara serempak ke seluruh pelanggan provider. bagi perusahaan bentuk promosi atau publisitas tersebut tergolong mahal. Sebab menggunakan tarif harga iklan, sehingga telepon genggam termasuk <em>above the line. </em></p>
<p>Pertanyaannya, apakah telepon genggam hanya tergolong <em>above the line</em>?. Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kita analisis pada kegiatan sehari-sehari. Saya yakin masyarakat tentu pernah mendapatkan informasi atau bahkan mendapatkan promosi perusahaan melalui pesan singkat dari orang yang dikenal atau bahkan orang tak dikenal. Bentuk seperti itu, lebih mudah dan tidak mengeluarkan biaya besar. Hanya mengeluarkan tarif pengiriman pesan singkat. Untuk itu dapat ditarik kesimpulan bahwa ternyata telepon genggam juga bisa dikatakan <em>Below The Line</em>.</p>
<p>Pada dasarnya <em>below the line</em> diartikan  bentuk iklan yang tidak disampaikan atau disiarkan melalui media massa, dan biro iklan tidak memungut komisi atas penyiarannya/pemasangannya. Tetapi dikarenakan telepon genggam memiliki feature yang mendukung adanya akses media massa yang meluas, dan dapat digolongkan menjadi media perantara secara tidak langsung telepon genggam juga digolongkan pada <em>below the line</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Peran Telepon Genggam Pendukung Kegiatan PR</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong> Kegiatan PR yang bersifat kompleks membuat seluruh praktirsi PR untuk cerdik menggunakan peluang media untuk tetap menyebarkan informasi atau melakukan kegiatan PR dengan kemudahan akses dan tentu dengan harga yang terjangkau, yakni menggunakan telepon genggam salah satunya. Untuk itu kita akan mencoba membedah apa saja yang dapat dilakukan PRO melaksanakan kegiatan PR pada media telepon genggam.</p>
<p>Pertama, PRO dapat menyebarkan informasi perkembangan serta promosi perusahaan kepada masyarakat luas dengan pelayanan provider PRO dapat bekerjasama. Atau bahkan kedua, PRO juga dapat langsung meng-update informasi melalui feature internet mobile dengan harga yang murah dan dapat diakses dengan mudah.</p>
<p>Ketiga, perusahaan juga dapat melakukan kampanye menyerukan apa yang diinginkan perusahaan. Pernah pada sebuah provider menyerukan agar menggunakan batik melalui pesan singkat. Ternyata diakhir pesan singkat itu tertera nama lembaganya yaitu departemen pariwisata dan kebudayaan. Contoh tersebut menunjukan bahwa lembaga atau perusahaan dapat melakukan penyebaran informasi atau citra pada khalayak dengan massa yang banyak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/329/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=329&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/10/15/%e2%80%9c-kotak-ajaib-%e2%80%9c-dari-sebuah-telepon-genggam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alwayskantry009.files.wordpress.com/2010/10/telepon-genggam.jpg?w=130" medium="image">
			<media:title type="html">telepon genggam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebijakan “ Mentah “ Pemerintah</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/08/16/kebijakan-%e2%80%9c-mentah-%e2%80%9c-pemerintah/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/08/16/kebijakan-%e2%80%9c-mentah-%e2%80%9c-pemerintah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 08:13:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[SosPoLkUMBud!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Manusia itu heterogen. Heterogensi manusia disini adalah manusia tidak pernah berdiri dengan kedua kakinya saja, melainkan pasti saja membutuhkan orang lain yang ada di sekitarnya. Itu sebabnya manusia memiliki orang tua, saudara, keluarga, teman, suami, istri, kelompok, bahkan sebuah Negara dapat juga dikatagorikan sebagai bentuk ketidakmampuan seorang individu dalam menjalankan hidupanya. Heterogensi bentuk kecil dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=324&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia itu heterogen. Heterogensi manusia disini adalah manusia tidak pernah berdiri dengan kedua kakinya saja, melainkan pasti saja membutuhkan orang lain yang ada di sekitarnya. Itu sebabnya manusia memiliki orang tua, saudara, keluarga, teman, suami, istri, kelompok, bahkan sebuah Negara dapat juga dikatagorikan sebagai bentuk ketidakmampuan seorang individu dalam menjalankan hidupanya. Heterogensi bentuk kecil dapat diambil dari kehidupan keluarga. Keluarga terdiri dari individu yang berbeda karakterisitik juga dapat dikatakan struktur terkecil dalam sebuah peradaban. Adapun di dalamnya terdapat pembagian peran satu sama lain. Mulai dari Ayah sang pemimpin keluarga, Ibu sosok penyayang dan pembimbing, hingga anak bahkan pembantu rumah tangga. Dalam pembagian tersebut, tentu hal yang sangat menonjol dan terlihat adalah bagaimana pola kepemimpinan sang ayah. Kepemimpinan ayah berupaya dengan keras menghidupkan istri dan anak-anaknya. Kepemimpinan ayah senantiasa berdedikasi tinggi memegang tanggung jawab dari elemen keluarganya. Disitulah integritas tinggi muncul, yang kemudian membentuk sosok idaman di mata anak-anaknya.<br />
	Sesuai dengan analogi awal bahwa keluarga adalah replika dari sebuah Negara, maka kita tidak pernah terlepas dari kepemimpinan dari seorang pemimpin Negara. Ketika di keluarga terdapat istri dan anak sangat lekat sebagai masyarakat yang perlu bimbingan dari pemimpinnya. Di sebuah Negara kita kenal dengan istilah pemerintah yang berkolaborasi dengan dinamika politik hingga membentuk sebuah kebijakan. Jika kita melihat keberhasilan sebuah keluarga dapat dilihat dari keberhasilan anak yang menjadi orang sukses itu tercermin dari pola kepemimpinan Ayah dan Ibu. Sedangkan dalam perspektif kenegaraan kita menilai bagaimana system serta regulasi pemerintah yang dominan dalam mempengaruhi di dalamnya. Lalu, apakah dengan semudah itu dapat kita menilai kepemimpinan para pemimpin di negeri ini dengan “ mata telanjang “, tentu pasti tidak mungkin. Untuk itu hal termudah dapat teranalisis melalui kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.<br />
	Kebijakan dalam konteks kebahasaan, dapat diartikan tujuan politik berdasarkan pemikiran dari pemangku kekuasaan yang selanjutnya diterapkan pada masyarakat. Kebijakan adalah hasil atau upaya penurunan dari landasan dasar Negara. Indonesia tentu kebijakan dapat diartikan sebagai breakdown dari ideologinya, yakni Pancasila. Akan tetapi saat-saat ini kebijakan tidak selalu berdiri dengan metodelogi Up To Bottom sebaliknya kebijakan juga dapat berasal dari  Bottom to Up, artinya tidak lagi bukan ideology atau konstitusi, tetapi juga dapat dilihat dari kebutuhan sesungguhnya dari masyarakatnya. Sebab kebutuhan akan selalu dinamis yang disesuikan dengan perkembangan budaya di sekitarnya. Kedua metodelogi tersebut sah-sah saja diterapkan asalkan tetap kembali memihak kepada kesejahteraan rakyat.<br />
	Kita mengenal adanya trias politica ( eksekutif, legislatif, dan Yudikatif ) konjugasi dari kebijakan di Negara ini tentu sangat erat dengan legislatif. Sebab konsep ketatanegaraan Indonesia yang semi presidensial ini menjamin hak-hak suara rakyat terimplementasikan oleh anggota dewan di Parlemen. Kebijakan yang diambil dalam bentuk legislasi, pengawasan, serta penganggaran yang kemudian akan dilaksanakan oleh eksekutif untuk diterapkan pada rakyat. Itu semua seperti lingkaran metamorfosis yang sebenarnya berasal dari satu bentuk. Hanya saja ketika dalam fase metamorfosis banyak sekali gangguan yang mengancam fase tersebut. Begitu juga dengan suara rakyat yang bergradasi dengan tokoh wakil rakyat di parlemen yang kemudian menyampaikan kepada pemerintah selanjutnya disampaikan kembali pada rakyat dalam bentuk kebijakan. Pada kenyataannya, kebijakan selalu stagnan berdinamika dengan dialektika dan kepentingan politik. Serta ketika akan disampaikan kepada masyarakat sudah mengalami pengurangan makna sehingga masyarakat pun terjadi pergolakan menentang adanya kebijakan tersebut.<br />
	Pergolakan yang terjadi  pada masyarakat adalah bentuk dari akibat pengurangan makna yang semula tidak diinginkan oleh rakyat. Ada beberapa hipotesis penyebab pengurangan makna tersebut. Pertama, adanya pergeseran ideologi ketika wakil rakyat mendengarkan suara rakyat atau sebaliknya pemerintah yang mengalami pergeseran ideologi. Ideologi yang dimaksud adalah nurani seorang pemimpin yang diakibatkan dengan kebutuhan politik. Kedua, adanya gagalnya transformasi kebijakan kepada rakyat. Pada bagian ini sebuah konsep komunikasi tidak berperan secara baik. Bisa jadi memang wakil rakyat atau pemerintah tidak benar-benar mengenali rakyatnya. Sebuah konsep komunikasi dapat berjalan baik apabila melalui manajemen komunikasi yang utuh. Dimana salah satu terpenting dalam manajemen komunikasi adalah sebuah analisis komunikan ( rakyat ) dari komunikator ( pemerintah )yang terkenal dengan istilah perpektif manajemen komunikasi.<br />
Ada terdapat tiga perspektif manajemen komunikasi. Pertama perspektif kompetensi, perspektif ini memandang kesuksesan dalam penyampaian pesan yang dilihat dari kompetensi setiap konteks komunikasi. Kedua perspektif pengaruh, yang menjelaskan dimana tergantungnya sebuah tujuan ketika kita mampu mempengaruhi dalam hal kognisi, afeksi, dan psikomotorik atau konasi. Kemudian yang ketiga, perspektif makna yakni penyamaian makna ( mutual understanding ). Ketiga perspektif tersebut dijalankan secara berurutan. Bisa jadi pemerintah belum menganalisis berbasiskan perspektif manajemen komunikasi secara berurutan. Sehingga tidak heran jika pemerintah menerapkan kebijakan tentang konversi LPG misalnya, ternyata masih saja terjadi pergolakan di tengah-tengah masyarakat. Dimulai dengan investigasi adanya tabung tidak layak pakai yang mengakibatkan kecelakaan tabung meledak hingga memakan korban. Permasalahan tabung ketika diselidiki bervariasi. Selain kerusakan tabung yang diakibatkan mutu bahan baku tidak sesuai SNI, ternyata penanganan tabung tidak semestinya dilakukan pemerintah. Bahkan yang terparah adanya praktek illegal pengalihan gas elpiji 3 kg ke 12 kg yang bisa merusak katup tabung.<br />
Sangat ironis sekali apabila dalam fakta lapangan terjadinya peledakan tabung LPG dikarenakan kondisi teknis. Jika memang itu benar, dapat diharfiahkan bahwa pemerintah memang belum melakukan konsep komunikasi dalam hal ini manajemen komunikasi. Dan tidak seharusnya pemerintah menyalahkan rakyat dengan keterbatasan informasi, karena memang rakyat terbatas infomasi. Tidak semua rakyat dapat melihat iklan Public Service Announcer (PSA) yang dilakukan pemerintah di televisi, tetapi rakyat hanya butuh pencerdasan secara komprehensif. Dan Apabila permasalahannya adalah pergeseran ideologi tentu ini menjadi krisis kepemimpinan bangsa saat ini yang tidak lagi memiliki integritas tinggi. Betapa ruginya bangsa ini memiliki wakil-wakil rakyat bertopengkan utusan suara rakyat. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/324/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=324&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/08/16/kebijakan-%e2%80%9c-mentah-%e2%80%9c-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TERKIKISNYA MENTAL DEMOKRATIS BANGSA INDONESIA</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/27/terkikisnya-mental-demokratis-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/27/terkikisnya-mental-demokratis-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 14:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Hati siapa yang tak tertekan rasa iba dan terkikis ketika melihat keadaan bangsa ini. Bangsa yang mendapat nobel perdamaian serta acungan jempol dari presiden Amerika Serikat, Bush dengan predikat sebagai negara yang lancar menyelenggarakan pemilihan umum pertama dengan menggunakan sistem pemilihan langsung dari rakyat. Benar-benar dari rakyat. Jika kita mengingat beberapa tahun yang lalu. Keadaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=312&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hati siapa yang tak tertekan rasa iba dan terkikis ketika melihat keadaan bangsa ini. Bangsa yang mendapat nobel perdamaian serta acungan jempol dari presiden Amerika Serikat, Bush dengan predikat sebagai negara yang lancar menyelenggarakan pemilihan umum pertama dengan menggunakan sistem pemilihan langsung dari rakyat. Benar-benar dari rakyat. Jika kita mengingat beberapa tahun yang lalu. Keadaan perpolitikan di Indonesia mengalami diintegrasi yang cepat. Ada kalangan yang mengatakan fase yang dialami Indonesia adalah Revolusi. Namun ada yang berkata hanya perubahan &#8221; tanggung &#8220;, sebab sampai detik ini belum ada akar permasalahan yang &#8216;dibasmi&#8217; sehingga tidak menyisakan kerusakan lainnya.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, mari kita mencoba menerka sejarah perubahan perpoltikan di Indonesia. Dimulai dengan sebuah keinginan besar dari adanya kemerdekaan. Merdeka dengan arti sempit, yakni bebas memperoleh pendidikan sebuah organisasi Boediotomo memberikan semangat baru baru kebangsaan yang memacu adrenalin pemuda saat itu, untuk senantiasa mengecam pendidikan yang sifatnya kerakyatan. Kemudian organisasi berhasil menjadi stimulus para pemuda Indonesia ketika itu, dan muculan organisasi lain seperti Sarekat Islam, Sarekat dagang Islan, dan yang paling penting adalah Taman Siswa. Dari organisasi itu semua, timbula amarah yang memuncak ketika pergerakan pemuda berubah menjadi politis yang sarat dengan pembebasan diri menuju merdeka secara de jure, sebagai negara yang bebas dari negara manapun. Bahkan perjuangan tersebut tidak luput dari pertumpahan darah yang sudah menjadi santapan pagi para media untuk menyebarkan propaganda kemerdekaan saat itu. Tepat di waktu yang diarasa tepat Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Di kepemimpinan Soekarno lah, mulai dikenal istilah landasan negara serta lambang negara. Semua pemilaian tersebut mengindikasikan identitas negara. Negara yang berdaulat dan negara yang mandiri.</p>
<p>Sistem politik ditunjukan dengan bagaimana sang pemimpin mempraktekan keliahaian dalam membenahi kondisi negara. Jika kita mengenal istilah kerakyatan, Ya sudah barang tentu Soekarno lah otaknya. Hanya saja, pemilihan umum ( Pemilu ) dalam masa itu berakhir dengan aklamasi. Guncangan kemudian terjadi di saat malari. Tokoh mendiang Soeharto mucul sebagai perwira yang kokoh dan tangguh dalam mengatasi permsalahan bangsa. Hingga akhirnya ia tumbuh menjadi tokoh yang disegani dan akhirnya proses pemilihan pun pindah ke dirinya. Benar-benar disegani, makanya tidak heran jika ia &#8216; melakukan pembenahan &#8221; untuk negara ini selama tiga puluh dua tahun lamanya.Proses pemilihan Umum sudah mulai dikembangkan melalui pemilihan yang diwakilkan kepada infrastuktur negara yaitu Partai Politik. Hanya saja, optimalisasi pemilihan umum tersebut tidak transparant, hal tersebut ditunjukan dengan adanya pemenang pemilu dengan partai 4L ( Lu Lagi Lu lagi ). Eufaria kemarahan masyarakat yang diwakili oleh mahasiswa memuncak, hingga akhirnya mendobrak untuk menurunkan Soeharto dengan cara memaksa &#8221; mengundurkan diri &#8220;. Tuntutan itu, dilatarbelakangi oleh adanya kondisi perekonomian yang semakin hari semkain memburuk, kemudia disebut dengan istilah krisis moneter.</p>
<p><strong>PASCA REFORMASI</strong></p>
<p>Tuntutan mahasiswa mendesak agar Indonesia segera melakuka reformasi. Tentu masih ingat dalam ingatan kita, proses menuju reformasi itu tidaklah mudah. Tentu selalu harus ada pertumpahan dara dan memakan korban yang tidak sedikit. Segerombolan mahasiswa masuk dan menduduki gedung Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) sambil membawa misi agar Majelis Perwakilan Rakyat senantiasa menurunkan Soeharto. Hingga Reformasi itu pun terjadi. Reformasi yang digalakkan, kini masih diwariskan oleh para kaum intelektual muda bernama mahasiswa.</p>
<p>Banyak mahasiswa yang masih berteriak &#8221; REFORMASI &#8221; ketika mereka turun aksi ke jalan, pasca moment itu. Pertanyaan mendasar, apakah ada yang salah dengan status reformsi Indonesia saat ini?</p>
<p>sebuah catatan besar ketika kita memahami arti reformasi adalah, adanya perubahan struktur maupun sistem. Hasil dari teriakan reformasi tadi membuahkan hasil yakni dengan adanya pemilihan umu ( pemilu ) secara terbuka dan langsung, dimana sebuah pemilu yang terbuka dan langsung adalah ciri dari sebuah negara bertingkatkan demokrasi. Maka tidak heran jika Indonesia mendapat penghargaan dari pemerintah Internasional untuk memuji proses pemilu secara langsung.</p>
<p><strong>DEMOKRATIS YANG MERANGKAK</strong></p>
<p>Perlu kita ketahui, perkembangan asas demokrasi yang selalu menjadi jargon kuat saat ini, faktnya harus tercoreng malu di depan khalayak. Mulai dari kelakuan menyamapikan pendapat di rumah rakyat yang &#8221; semrawut&#8221; bahkan sering terjadi adegan pertunjukan &#8216;tarik urat&#8217; di layar televisi.</p>
<p>Apakah seperti ini Indonesia negara yang bangga dengan jargon &#8216; DEMOKRASI&#8217; nya??</p>
<p>kita bisa lihat ambil sample di proses pemecahan kasus Century. Hasil Panitia Khusus ( Pansus ) yang menyimpulkan adanya kesalahan dalam prosedur bailout, ternyata tidak diterima secara ksatria oleh anggota legislatif yang kalah dalam perhitungan suara.</p>
<p>Dampak itu terlihat dari ketidak ikut sertanya dalam menyampaikan Hak Menyatakan pendapat. Kondisi terkahir masih ada 106 jumlah anggota dewan yang menyatakan pendapat mereka. Selebihnya ada yang masih berpikir, ada juga yang lari dalam hal tersebut. Memang sih, dalam kenyataanya tidak ada hirarki dalam menggunaan hak istimewa yang diberikan konstitusi kepada anggota dewan. Hak istimewa tersebut yakni, Hak Angket, Hak Interplasi, dan Hak Menyatakan Pendapat. Kondisi lah yang mendukung perubahan hirarki tersebut.Akan tetapi, kondisi yang seperti apakah yang menentukan seorang dewan tidak menyatakan pendapatnya??.</p>
<p>alih-alih dengan alasan mereka masih konsisten dengan pilihan suara untuk memelih opsi A, yakni &#8221; tidak ada masalah atau kesalahan dalam prosedur kebijakan bailot &#8220;.</p>
<p>Analisisnya adalah, memang konsistensi itu perlu, hanya saja, keputusan yang sudah di &#8216; ketuk palu &#8216; haruslah dilaksanakan dengan sebijak mungkin.Kondisi rumah rakyat saja sudah tidak mencermikan demokrasi, apalagi masyarakatnya. Maka tidak heran jika kondisi perpecahan adu domba masih saja terjadi di Indonesia.</p>
<p>Bangsa besar adalah bangsa yang berdiri dengan filosofi dan hasrat yang tumbuh dari dalam dirinya. Ibarat bangunan yang terlihat di dalamnya seperti bangunan indah dengan berwarna-warni cerah, tetapi ternyata dalamnya bangunan itu berkomposisikan bahan bangunan yang berkualitas rendah. Akankah negara Indonesia akan tetap diam dalam sunyi ketidakberdayaanya?. pertanyaan itu hanya dapat dijawab mulai dari hati nuarani kita semua.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/312/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/312/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/312/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=312&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/27/terkikisnya-mental-demokratis-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Catatan Kecil Untuk Pejuang</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/23/sebuah-catatan-kecil-untuk-pejuang/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/23/sebuah-catatan-kecil-untuk-pejuang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 16:45:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[my soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[Langkah kecil melewati jalan menuju ruang kosong tak sesak dengan penuhan barang berbahan kayu yang selalu dipakai orang untuk duduk melepas lelah. Ruang itu selalu terlihat kotor atau terkadang terlihat bersih, apabila sudah disapu ketika ingin rapat. Aroma bau beragam mengisi ruangan itu. Entah apa yang menjadi sebab ruangan itu kini terlihat seperti tidak terurus. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=310&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Langkah kecil melewati jalan menuju ruang kosong tak sesak dengan penuhan barang berbahan kayu yang selalu dipakai orang untuk duduk melepas lelah. Ruang itu selalu terlihat kotor atau terkadang terlihat bersih, apabila sudah disapu ketika ingin rapat. Aroma bau beragam mengisi ruangan itu. Entah apa yang menjadi sebab ruangan itu kini terlihat seperti tidak terurus. Padahal ruangan itu sudah menjadi saksi mata jeritan rakyat akibat tirani berkepanjangan. Selain itu ruangan itu telah menjadi goresan pena yang menuangkan ide dan harapan besar untuk perubahan tirani menjadi kejayaan untuk rakyat.</p>
<p>Ah..sayang sekali, ruangan itu kini terlihat seperti ruangan yang benar-benar tak bernyawa. Tuakah kawan, setiap detik pemikiran perubahan bangsa ruangan itu selalu tersenyum haru dengan apa yang dikerjakan penggunanya. Dan tahukah kawan, setiap langkah kita memasuki ruangan itu selalu ada rasa bangga pada nyawa di ruangan itu. Keadaan itu menjadi membalik ketika kita berhenti berpikir untuk perubahan bangsa, ruangan itu berubah menangis meratapi akan kegunaan ruangan yang mungkin akan selamanya tidak digunakan oleh penghuninya. Sebab ia tahu, apa yang menjadi latar belakang ruangan itu dibangun, tidak lain hanya untuk memikirkan nasib bangsa.</p>
<p>Ketika itu terjadi, perlahan ruangan itu berubah menjadi sarang laba-laba dan hancur dimakan waktu. Begitu pula dengan nasib bangsa ini ketika tidak disentuh maka akan perlahan menjadi karak kebobrokan yang sulit dilepaskan untuk menjadi lebih baik.</p>
<p>Catatan ini hanya untuk mereka para pejuang. Bahawasnya apa yang kita injakan kaki kita ketika berfikir untuk kepentingan bangsa negara, maka disitu pula semua nyawa disekitar kita turut menyaksikan setiap keletihan hati, keletihan pikiran, dan keletihan emosianal. Di saat kita lelah, mereka bersorak memberi semangat agar kita tetap berjalan di rel kebaikan. Ketika Kesusahan, merekalah berdoa Kepada Allah agar dimudahkan.</p>
<p>Jadi apa yang kita tunggu??.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/310/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=310&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/23/sebuah-catatan-kecil-untuk-pejuang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Saya Berdiri di Tempat Ini??</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/23/kenapa-saya-berdiri-di-tempat-ini/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/23/kenapa-saya-berdiri-di-tempat-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 16:12:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, seperti biasa saya mendengar kumpula lagu-lagu yang tertera di ipod mungil berwarna silver dengan tutupan pengaman berwarna pink. Kalau saya mencoba me-evaluasi hari ini, tentu saja saya menilai saya bersyukur bisa menjalankan hari-hari ini dengan berbagai macam cerita. Agenda jumat yang seharusnya di smester ini saya libur,alhasil saya akan terus disibukkan dengan agenda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=305&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, seperti biasa saya mendengar kumpula lagu-lagu yang tertera di ipod mungil berwarna silver dengan tutupan pengaman berwarna pink. Kalau saya mencoba me-evaluasi hari ini, tentu saja saya menilai saya bersyukur bisa menjalankan hari-hari ini dengan berbagai macam cerita. Agenda jumat yang seharusnya di smester ini saya libur,alhasil saya akan terus disibukkan dengan agenda mengelola tugas yang sudah diberikan kepercayaan oleh banyak orang untuk dikelola kepada saya.</p>
<p>( heum..ceritanya belum masuk nih..hehe..masih intro..)</p>
<p>kembali ke cerita awal, saya yang dalam kondisi ingin santai sambil mendengar beberapa lagu kesukaan saya. Mulai musik beatles, the killers, hingga pada musik David Cook yang berjudul &#8221; The Time Of My Life &#8220;.</p>
<p>Mendengar lagu itu, entah mengapa saya teringat dengan percakpan kawan kampus saya. Mungkin kalian yang baca tulisan ini, ada yang tahu &#8221; siapa sih david cook itu &#8220;. Ya, pemenang American Idol yang mendapat jatah nyanyiin lagu kemenangan a&#8217;la American Style. Which is power full, glorreous, and spectacularious. Tapi sayangnya bukan Pembicaraan David Cook sang vokalis itu, tapi apa yang dinyayiin nya. Yeah &#8221; The Time Of My Life &#8220;. Coba perhatikan lyricnya&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3366ff;">I’ve been waiting for my dreams<br />
To turn into something<br />
I could believe in<br />
And looking for that<br />
Magic rainbow<br />
On the horizon<br />
I couldn’t see it<br />
Until I let go<br />
Gave into love and watched all the bitterness burn<br />
Now I’m coming alive<br />
Body and soul<br />
And feelin’ my world start to turn</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">And I’ll taste every moment<br />
And live it out loud<br />
I know this is the time,<br />
This is the time<br />
To be more than a name<br />
Or a face in the crowd<br />
I know this is the time<br />
This is the time of my life<br />
Time of my life</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">Holding onto things that vanished<br />
Into the air<br />
Left me in pieces<br />
But now I’m rising from the ashes<br />
Finding my wings<br />
And all that I needed<br />
Was there all along<br />
Within my reach<br />
As close as the beat of my heart</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">So I’ll taste every moment<br />
And live it out loud<br />
I know this is the time,<br />
This is the time to be<br />
More than a name<br />
Or a face in the crowd<br />
I know this is the time<br />
This is the time of my life<br />
Time of my life</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">And I’m out on the edge of forever<br />
Ready to run<br />
I’m keeping my feet on the ground<br />
My arms open wide<br />
My face to the sun</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">I’ll taste every moment<br />
And live it out loud<br />
I know this is the time,<br />
This is the time to be<br />
More than a name<br />
Or a face in the crowd<br />
I know this is the time<br />
This is the time of my life<br />
Time of my life<br />
More than a name<br />
Or a face in the crowd<br />
This is the time<br />
This is the time of my life.<br />
This is the time of my life. </span></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">Mungkin buat semuanya menganggap bahwa lagu ini adalah lagu kemenangan yang sudah kapan tahu jauh-jauh hari bahkan tahun diimpikan kini menjadi kenyataan. Sayangnya filosofi dan historical dari lirik ini sama sekali bukan itu yang menjadi pusara imajinasi saya. Pusara ingatan saya adalah ketika seorang kawan bernama X tiba-tiba menelpon saya, dan ia bilang seperti ini,&#8221; Kant, jalan-jalan yuk ?! &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">mendengar ajakan kawan saya, secepat kilat saya jawab, &#8221; Hayoo..kemana? &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">kemudian dia bilang, &#8221; Ke PVJ ( Paris Van Java ),&#8221; . PVJ ya,,bukan OVJ.. PVJ itu sebuah pusat perbelanjaan yang terbilang icon kota bandung .</p>
<p style="text-align:justify;">Dari suaranya, saya mendengar ada rasa senang yang tercurahkan dengan rautan wajah, walaupun saya tidak bisa melihat langsung. Tidak lama, Intonasi suaranya berubah ketika dia bertanya,</p>
<p style="text-align:justify;">&#8221; Hmm&#8230;lo gag ada agenda BEM kan?? &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">Yess..JACKPOT..!!,,pertanyaannya membuat saya menyempitkan senyum saya yang hampir lebar. Seketika itu juga mengingat, saya ada agenda untuk memimpin rapat deplu. Dan mendampingin Hamdan di Forkas Kema Unpad.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8221; Oh iya, gw lupa, ada rapat deplu. Maaf ya,,lain kali aja deh..&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">ketika mendengar ucapan saya, kawna saya langsung berkata, &#8221; Lo tuh ya,,liburan gini tetep aja mikirin deplu. enggak capek apa kant??, Lo enggak KKN tahun ini cuman hanya Deplu kan??..bukan yang lain?. ya..walaupun lo bisa SP. Tapi gw yakin, alasan lo tuh BEM. Bener kan??. Terus lo kapan punya waktu buat lo sendiri?? &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">ya,,saya terdiam mendengar ucapan kawan saya tadi. Entah mengapa, saya yang bisanya menjadi banyak omong, saat itu menjadi terdiam dan membiarkan kawan saya beretorika dengan intonasi sedikit &#8221; menyentil &#8221; saya.</p>
<p style="text-align:justify;">seketika, dengan kata  &#8221; Maaf &#8221; kita pun mengakhiri percakapan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan di lirik ini, saya menjadi teringat dengan Apa-apa yang menjadi pilihan saya saat ini. Semua orang kini sudah tahu bahwa Saya beridentitaskan sebagai anak BEM. Bahkan tetangga saya pun sudah tahu ketika saya harus aksi Century di Jakarta. Hm..mungkin efek Facebook kali ya,,semua jadi terasa cepat informasi berkembang.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian pikiran saya tersebut berkembang dengan meng-kaitkan masalah fenomena yang saya lihat di kondisi bem saat ini. Sebuah kata Progresif dan Apresiatif selalu di sorakan begitu kencang. Akan tetapi, apa yang saya rasakan jauh dari optimalisasi untuk dibanggakan.  Well, kalau kata kang mei, mungkin itu adalah permulaan BEM beranjak. Jadi jangan pesimis dulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Percaya atau tidak, saya teringat dengan kalimat dari senior sang konspirator maut yang dimiliki BEM Kema Unpad baru-baru ini, ketika saya mendengar lagu David Cook tadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah TOTALITAS dari apa yang dituangkan dalam bentuk kerja nyata, yang kemudian disebut &#8221; AMANAH &#8220;, apakah bersifat mutlak ataukah hanya sebuah keterpaksaan untuk mengebannya??.</p>
<p style="text-align:justify;">Jujur, saya takut apabila saya salah menilai apa itu arti sebuah totalitas dalam mengemban amanah. Bisa jadi saya hanya menggunakan alih-alih popularitas dan kekuasaan yang jarang diperoleh orang lain. Ya, bayangkan untuk memasuki organisasi tingkat Universitas banyak sekali korban yang tidak lolos masuk dalam open reqruitment BEM Kema Unpad.So, How&#8217;s Presticious is it,!!</p>
<p style="text-align:justify;">Jika dahulu, di tahun 2007 saya masih lugu dan berlabelkan mahasiswa baru yang ingin masuk perguruan tinggi, tentu saja saya sangat tidak diketahui orang lain, bahkan semut rangrang di kawasan unpad pun akan bertanya, &#8221; Siapa sih lo?? &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">Kini, saya mulai dikenal banyak orang, dikenal bukan lagi sebagai pribadi saya, tapi dikenal sebagai &#8221; Orang pengemban amanah di BEM &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin apa yang disebutkan kawna saya, saya hanyalah manusia yang dahulu tak terkenal kini susah diajak berkumpul dengan dalih &#8221; ada rapat bem &#8220;.</p>
<p style="text-align:justify;">Di titik ini, saya berusaha untuk tidak bepersepsi apapun. Sebab saya tahu, tentu ada yang menilai pro dan kontra. Itu artinya saya tidak bisa mengadukan hal ini kepada siapapun. Sebab ini bersifat subjektif.</p>
<p style="text-align:justify;">hanya waktu yang dapat menjawab, Kenapa Saya Berdiri di Tempat Ini??.</p>
<p style="text-align:justify;">sebuah jawaban yang harapan saya, saya dapat melihat tulisan ini di dua tahun, tiga tahun, empat, tahu, sepuluh, tahun, seratus tahun ke depan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/305/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=305&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/04/23/kenapa-saya-berdiri-di-tempat-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibu Ku Oh Anak Ku..</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/03/14/ibu-ku-oh-anak-ku/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/03/14/ibu-ku-oh-anak-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 10:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[my Familiy story goes!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Jumat pagi kemaren, saya mendengar kabar bahwa nyokap akan berkunjung ke salah satu kakaknya yang tinggal di Garut, Jawa Barat. Mendengar kabar itu, saya pun langsung mengirim sms untuk meminta izin, apakah saya boleh berkunjung ke sana atau tidak. Tidak lama menunggu balasan sms dari nyokap, saya langsung bersiap diri untuk berangkat ke Garut, ba’da [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=300&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat pagi kemaren, saya mendengar kabar bahwa nyokap akan berkunjung ke salah satu kakaknya yang tinggal di Garut, Jawa Barat. Mendengar kabar itu, saya pun langsung mengirim sms untuk meminta izin, apakah saya boleh berkunjung ke sana atau tidak. Tidak lama menunggu balasan sms dari nyokap, saya langsung bersiap diri untuk berangkat ke Garut, ba’da manghrib pukul 18.30 saya langsung bergegas menuju Cileunyi.</p>
<p>Sampai Kota Garut, tepatnya di perumahan Cempaka, saya tiba pukul 22.00 WIB. Capek rasanya, ketika saya sudah menginjakan kaki di rumah berukuran besar itu. Capek yang terasa begitu berat, kemudian berubah menjadi sangat ringan, ketika saya melihat sesosok bayi mungil yang merengek kecil. Mendengar itu, saya segera melangkahkan kaki menuju kamar berukuran 3 X 3 Meter tersebut. Spontan saja, tersenyum melihat bayi itu. ternyata bayi itu pun tersenyum tanpa suara. Hanya satu buah gigi seri di rahang bawah yang terlihat jelas, seraya sambil berkata, “ Hai..aku udah punya gigi loh..”.</p>
<p>Setelah bayi itu tersenyum, ternyata sayangnya ia kembali menangis. Saya menjadi heran. Heum..apakah bayi itu ternyata takut pada saya. Oh..Semoga tidak seperti itu, harapan saya ketika itu. kemudian, tidak lama nyokap datang ke kamar itu, sambil memeluk tubuhku dari arah belakang. Terkejut sekali saya dibuat. Bayangkan, saja tumben sekali nyokap melakukan hal yang sekonyol itu. Biasanya nih tindakan yang nyokap lakukan itu, hanya untuk Si Nada, Adek semata wayang itu.</p>
<p>“ Halo..sayang, baru naympe?? “. Ucap Nyokap kemudian.</p>
<p>“ Hmm..” Jawab singkat saya.</p>
<p>“ Eh..ni si boboho…kebangun yaa..”. ucap nyokap ketika melihat bayi tadi.</p>
<p>What?!, kaget aja saya, tahu bahwa namanya Boboho. Ketika nyokap mengajak bermain kepada bayi itu, bayai itu pun tertawa kecil. Tetapi, tetap sama tertawa kecil degan tanpa bersuara.</p>
<p>Ke esookan harinya, Sabtu pagi yang cerah. Rumah yang semula dihuni enam orang itu, saat ini bertambah berkali lipat, ketika datanglah beberapa keluarga nyokap, terutama anak uwa Etjin ( Kakak nyokap ). Ada teh Iis, Teh ade, A Rama, A zein, dan anak-anak mereka, Edo, Tiara, Sasa, dan si Bayi lagi bernama Annisa.</p>
<p>Bayangkan kawan, ketika saya menyantap sarapan yang disajikan teh hasnah ( Pembantu rumah itu ), tiba-tiba Teh Iis ibu anak tertua uwa Etjin yang bersuamikan A Zein dengan beranakan Edo, Tiara, dan Sasa, berlari kecil menuju kamar dekat ruang tamu itu. Semula saya pikir, teh Iis kebelet buang air kecil atau menuju kamar kecil. Ternyata…saya melihat ia menggendong si Boboho itu.</p>
<p>“ Ya..ampun..Gendut banget si kamu…” ucap Teh Iis sambil mencium pipi boboho itu. Saya berpikir, senang rasanya kau Boboho kau begitu disayangi dan disukai oleh banyak orang. Ya..bayangkan, ketika ada orang berkunjung ( baca : tamu ), pasti saja mereka merasa excited ketika melihat boboho. Pandangan saya meringis ketika pandangan saya mulai menoleh ke arah Bayi berbaju pink yang ada di pangkuan Teh Ade ( anak kedua uwa Etjin ), Bayi itu bernama Annisa. Annisa bayi yang memiliki cerita panjang. Annisa terlahir dengan latar belakang yang tidak lumrah layaknya “ bayi rumahan “. Bayangkan, Annisa terlahir dengan tanpa tahu siapa Ibu dan Ayahnya. Wich is Ia anak yang diadopsi oleh teh Ade. Bahkan, keluarga besar nyokap tidak tahu sebernanya anak siapa si Annisa itu. ketika dikroscek, seperti ada yang ditutupi oleh pihak teh Ade. Well, saya tidak mau meprediksi siapa orang tua dari anak itu. Saya hanya tahu, bahwa Orang tua Annisa tidak menginginkan Annisa hadir di dunia. Bahkan hampir di bunuh secara kejam ( ABORSI ). Untunglah, ada Teh Ade yang bersedia jadi Ibu angkat sang bayi. Menurut nyokap, ada beberapa alasan menagapa Teh Ade mau mengadopsi bayi itu. Pertama, Teh Ade ingin membantu sang Ibu Asli dari Annisa. Kedua, karena Teh Ade ingin memiliki anak perempuan, sebab ia hanya memiliki tiga anak laki-laki. Hanya saja, ternyata alasan Teh ade mengundang pro dan kontra bagi kalangan keluarga besar nyokap. Alasaan mendasar adalah Teh Ade tidak dianggap mampu untuk membantu membesarkan Annisa. Keadaan finasial dan keadaan fisik yang tidak masuk kriteria untuk pemenuhan kebutuhan bayi seperti susu, dan nutrisi untuk bayi.</p>
<p>Kejam sih memang, ketika sekilas keluarga besar nyokap menganggap anak itu menyusahkan. Jujur saya beranggapan bahwa Teh Ade luar biasa. Dengan segala keterbatasannya, ia mencoba membantu membesarkan makhluk ciptaan ALLAH yang luar biasa itu. walaupun anak itu berlatar belakangkan suram, tapi ia tidak berdosa, yang berdosa adalah orang tua asli dari bayi itu. sama sekali tidak bertanggung jawab. Bagaimana pun bayi itu butuh insting dari sang mama yang sudah melahirkannya ke dunia.</p>
<p>Berbicara Insting, kembali saya mencermati Teh Iis yang menggendong Boboho dan sesekali bermain. Sebentar, ada yang berbeda dengan ekspresi Boboho, gumamku dalam hati. Iya, ekspresi Boboho terlihat begitu senang, gesit, dan yang paling penting senyumnya mengeluarkan suara. Subhanallah..baru kali ini saya melihat Boboho begitu agresif.</p>
<p>“ Aduuuh..Boboho seneng banget kayaknya..”, saya sengaja menyeletuk.</p>
<p>Kemudian, anak A Asep, Elfriska berlari menuju kamar sambil menggerebek pintu dengan suara yang sedikir keras. Nyokap yang duduk disebal saya, kemudian memberikan aba-aba degan menyenggolkan kaki ke kaki saya. Saya heran, ada apa sebenarnya.</p>
<p>“ Enak aja, boboho…”, celetuk Teh Iis, ketika mendengar saya memanggil bayi itu boboho. “ Namanya Al..”, tambahnya dengan senyum lebar.</p>
<p>Ketika nyokap sedang bersiap-siap berkunjung ke rumah uwa saya bernama uwa Aja, saya mencoba bertanya kepada nyokap kenapa nyokap menyenggol kaki saya. Ketika nyokap cerita, saya merasa bersalah dengan El ( panggilan Elfriska ). Ternyata ada hal yang saya baru ketahui. Boboho itu bukanlah nama aslinya, tetapi bayi itu bernama Al. Ekspresi El mungkin saja merasa bahwa Al itu adalah anak Ibu nya ( Teh Ade Aisyah ). Dan benar saja, menurut Ibunya El, El sering sekali ketakutan ketika Teh Iis berkunjung ke Garut, El takut jika nantinya Teh Iis akan membawa Al kembali.</p>
<p>Tapi berita nama asli itu bukanlah yang membuat saya terkejut luar biasa, ada lagi yang membuat saya terkejut. Yaitu, bayi ganteng, putih, montok, dan sehat itu adalah anak asli Teh Iis, yang kemudian diadopsi oleh A Asep ( adeknya Teh Iis ). Wow..how come, gumamku dalam hati. Kalau kata nyokap sih, simple aja, alasannya. A Ase dan istrinya, Teh Ade aisyah, kasihan sama Teh Iis yang kurang mampu juga dalam financial, melihat kondisi anaknya Teh Iis dan Om Zein, Tiara yang kuliah, Sasa yang akan menuju SMA, dan Edo yang akan masuk SMP, sedangkan Teh Iis dan Om Zein tidak memiliki kerjaan tetap. Alhasil lontang lantung mencari rejeki dengan cara bisnis MLM.</p>
<p>Pantesan saja, nama aslinya Al, ini sangat logis ketika saya mengingat bahwa anak pertama A asep adalah El.</p>
<p>Hari ini saya mendapatkan pelajaran tentang insting anak yang begitu erat dengan sang Ibunya, yang digambarkan pada raut wajah Teh Iis dengan Al. lalu, bagaimana dengan Annisa, yang ia tidak tahu siapa Ibu dan Ayahnya. Kondisi Annisa sangat berbeda dengan Al yang tumbuh subur sehat dan gesit. Bayi Annisa memiliki tubuh yang kecil, kurus, jarang sekali tersenyum. Ia hanya terdiam dengan pandangan mata yang berbelas. Yang membuat saya terkejut adalah, Annisa tidak bisa berdiri. Kakinya begitu lemah. Ya..Allah..kasihan sekali bayi itu.</p>
<p>Kondisi Al dan Annisa memiliki motif yang sama dengan nasib yang jauh berbeda. Ketika Al bersama orang yang tepat sang Ibu akan merasa nyaman, begitulah yang dialami Teh Iis. Jika Annisa hanya memiliki Ibu angkat yang sangat baik serta ketulusan yang luar biasa, lalu bagaimana dengan insting sang anak yang mungkin saja mengetahui siapa Ibunya, tetapi ia tidak bisa berkata siapa orang tuanya. Oh…Ya Allah mudah-mudahan Engkau menjadikan kedua bayi itu sehat dan menjadi orang yang senantiasa membela agama Mu dan martabat bangsa Indonesia, walaupun mereka akan tidak tahu siapa orang tua kandung mereka dengan kedua matanya, tetapi saya yakin mereka bisa merasakan mata hati nya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/300/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=300&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/03/14/ibu-ku-oh-anak-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Kiamat atau Tidak di Tahun 2012</title>
		<link>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/03/09/antara-kiamat-atau-tidak-di-tahun-2012/</link>
		<comments>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/03/09/antara-kiamat-atau-tidak-di-tahun-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 16:26:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alwayskantry009</dc:creator>
				<category><![CDATA[my soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alwayskantry009.wordpress.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Lima menit yang lalu saya mencoba membuka beberapa email yang saya dapar dari milis Forum Indonesia Muda ( FIM ). Dari beberapa isi milist tersbeut, ada satu point yang menggugah selera untuk dicerna lebih dalam. Ketika dibaca, info tersebut mengenai ramalan kiamat yang akan terjadi pada bulan 2012. Untuk lebih lanjut silahkan klik situs ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=294&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lima menit yang lalu saya mencoba membuka beberapa email yang saya dapar dari milis Forum Indonesia Muda ( FIM ). Dari beberapa isi milist tersbeut, ada satu point yang menggugah selera untuk dicerna lebih dalam. Ketika dibaca, info tersebut mengenai ramalan kiamat yang akan terjadi pada bulan 2012. Untuk lebih lanjut silahkan <a title="info" href="http://nasional.vivanews.com/news/read/134067-awas__puncak_badai_matahari_2012_2015">klik </a>situs ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;">Sedih memang semula, isu yang dilemparkan akan kiamat yang akan terjadi dua tahun lagi benar-benar bias. bahwasanya, setiap pakar-pakar spiritual dimulai dari berjenis apapun, mengatakan bahwa penerawangan di tahun 2012 terlihat gelap dan hancur. Selain itu, ramalan suku maya yang heboh menjadi panduan akhir dari hancurnya alam semesta ini sering menuai banyak ketakutan di setiap kalangan. Tidal lagi ketika muncul film box office yang berjudulkan 2012, yang mengisahkan hancurnya bumi oleh bencana alam. Dan masih banyak lagi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;">You Guys, dalam setiap pewacanaan tentang kiamat di tahun 2012 itu bersifat bias. Hal tersebut karena secara ketidak singkronan yang membuahkan inkonsistensi antara harfiah dengan penafsiran. Akhirnya terjadi salah persepsi yang kemudian menghasilkan dampak yang merubah pola nalaritas manusia, seperti rasa takut yang tidak semestinya dan sugesti berlebihan. Harfiah Kiamat itu sendiri adalah hancurnya Bumi dan alam semesta hingga pada partikel kecil. Hancur disini benar-benar binasa. Tidak ada satu pun nyawa yang dapat selamat dari kehancuran itu dan tentu bumi akan menjadi kosong, hancur, bahkan kehidupan. Kehidupan selanjutnya ialah bukan lagi kehidupan di bumi, tetapi kehidupan nyata kita sebagai makhluk Tuhan YME. Akan tetapi dalam ramalan-ramalan itu, dikatakan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi kiamat yang dimulai dengan gempa bumi hebat yang memakan banyak nyawa manusia, tsunami yang dasyat, terjadinya tabrakan matahari, dan fenomena alam lainnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;">You Guys, bencana alam yang disebutkan sebelumnya ialah fenomena yang sudah terjadi di hari-hari yang lalu. Gempa Bumi di Chili, tsunami di Aceh, apakah tidak merebut nyawa?. sudah pasti iya. Tetapi yang berbeda ialah bencana alam itu biasa disebut sebagai pengingat manusia yang masih hidup. Dalam Islam, disebutkan kiamat Sugro ( Kiamat kecil ). Kiamat kecil ini bisa dikatagorikan tidak hanya bencana alam, tetapi kematian, dan kecelakaan. Sedangkan kiamat kubra ( kiamat besar ) hanya rahasia Tuhan lah tahu. Bahkan malaikat pun tidak tahu kapan kiamat itu hadir.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;">Mengapa Harus 2012?</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;">itulah yang menjadi perbincangan hangat sehingga timbul waca akan terjadi kiamat di tahun itu. Dalam informasi yang saya <em>share</em> tadi terlihat jelas bahwa akan ada badai matahari. Dan puncaknya ialah di tahun 2012. Ternyata setelah di kroscek, badai matahari itu sudah pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Dan apa yang terjadi?, masih ada kehidupan hingga saat ini kan??.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;">You Guys, banyak hal yang bisa kita ambil dari isu-isu yang beredar saat ini. Manusia langsung panik ketika ada rumor kiamat akan terjadi pada tahun 2012. Kita bisa menilai bahwa manusia dengan cepatnya terbawa arus informasi yang terbilang terpotong. Itu artinya, bahwa pada dasarnya manusia lupa bahkan tidak siap datangnya hari kiamat itu benar-benar terjadi. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ff00;">Jadi apa yang kita takutkan ketika manusia sudah siap dengan kematain?. Yuk, kita merubah diri kita saat ini, esok dan selamanya. Walaupun manusia selalu memiliki kesalahan, tapi tisak salahnya kita juga pasti memiliki untuk memperbaiki kesalahan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><span style="color:#000000;"><span style="color:#ffcc00;">_Untuk Hidup Lebih Baik _</span><br />
</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alwayskantry009.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alwayskantry009.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alwayskantry009.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alwayskantry009.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alwayskantry009.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alwayskantry009.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alwayskantry009.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alwayskantry009.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alwayskantry009.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alwayskantry009.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alwayskantry009.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alwayskantry009.wordpress.com/294/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alwayskantry009.wordpress.com/294/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alwayskantry009.wordpress.com/294/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alwayskantry009.wordpress.com&amp;blog=3755767&amp;post=294&amp;subd=alwayskantry009&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alwayskantry009.wordpress.com/2010/03/09/antara-kiamat-atau-tidak-di-tahun-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f569e8233de3c6daf2c557d5934d72b8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=PG" medium="image">
			<media:title type="html">alwayskantry009</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
