SAY NO TO BE STUPID ELECTOR!!

logo-pemilu1

bulan demi bulan.. minggu demi minggu.. hari demi hari.. telah kita lewati. Hhh..memang terdengar mellow. Namun jangan salah, itulah yang terjadi di negeri kita. Real adanya. Begitu banyak waktu yang telah kita lewatkan untuk menunggu ” Kapan sih Indonesia ganti Presiden? “. Sadar atau tidak sadar, masyarakat Indonesia juga sudah tidak sadar utuk menantikan perhelatan akbar yang berlangsung lima tahun sekali itu. Ya, lima tahun sekali, segitulah mandat yang ditawarkan dalam pemilu presiden nanti. bayangkan, nasib bangsa ini ditentukan hanya dengan tanggal 9 Juli nanti. Wah..enggak kebanyang ya, begitu cepatnya proses itu terjadi. Masyarakat sebenarnya sudah terlatih, dan sudah bosan dengan istilah pemilu. Jangankan mamah, papah, nenek, kakek, tante, om dan sejumlah orang yang terbilang tua dari orang yang berumur di bawah tujuh belas tahun. bahkan bagi kalangan yang tercatat sebagai siswa Sekolah menengah atas ( SMA ) maupun mereka yang tercatat sebagai mahasiswa yang baru mengenyam pendidikan tinggi pun, sudah bosan mendengar istilah pemilu. hal ini dikarenakan Pemilu merupakan pesta rakyat yang selalu menjadi obrolan hangat dan selalu menimbulkan opini publik yang mengakibatkan polemik tersendiri. bayangkan, mulai dari pemilihan legislatif ( Pileg ) yang sudah berlalu, hingga pemilihan presiden ( Pilpres ) yang menjadi puncak dari pemilihan umum taraf nasional ini. Masing-masing memiliki fenomena tersendiri. sebagai contoh, dalam pileg kemarin, semua calon legislatif membuang uang mereka maupun uang dari sponsor lainnya, hanya untuk sebuah publikasi tentang mereka. Seluruh sudut-sudut jalan kota di Indonesia, ramai ditemukan ” gambar-gambar asing ” maupun ” gambar-gambar populis ” di negeri ini. kemudian, setelah pileg berakhir, apa yang ditimbulkan dari pileg tersebut?. bukan hanya caleg yang terpilih menjadi aleg. akan tetapi, timbul sebuah hasil baru. Kekisruhan dalam menentukan jumlah kursi yang diberikan untuk partai politik ( parpol ). ternyata, sistem PT menimbulkan Pro dan Kontra dari para politisi parpol tersebut. suara partai yang seharusnya dimiliki partai X menjadi milik partai Z. hal ini dikarenkan partai X hanya memiliki sedikit suara. dan yang menjadi ironis adalah, partai X adalah parpol kecil. dan memiliki umur jagung. Jika dibandingkan dengan partai Z, jelas saja kalah saing. Partai Z sendiri adalah partai besar, dan sangat populis. ada lagi, kekisruhan dalam tubuh parpol itu sendiri. benarkah, kita ( pemilih pemilu ) salah pilih? . ataukah benarkah mereka ( yang bukan pemilih ) benar memilih ? Sayangnya, pemilu tidak mungkin kita berhentikan sampai di sini. masih banyak rentetan pemilu-pemilu lainnya. termasuk pemilu terbesar, ialah piplres. Tentu kita maish mengingat, bagaimana begitu banyak pihak yang berusaha meramalkan ” siapa yang mencalonkan sebagai presiden ? “. apapun ramalannya, namun hasilnya banyak yang tak terduga. begitu muncul pasangan capres maupun cawapres, semua beropini. mulai dari isu masalah Hak asasi manusia, hingga masalah Ekonomi yang menjadi latar belakang si calon tersebut. Bukankah itu hanya sekedar opini publik saja?. mungkin saja, benar. karena pasti banyak pihak yang dikecewakan karena hasil yang ada. Tapi itulah Demokrasi. semua bebas beropini. Masyarakat Indonesia disuguhkan tiga pilihan Capres/Cawapres. dengan latar belakang yang masing-masing memiliki hal yang sama. Semua dilatarbelakangi oleh militer, dilatarbelakangi oleh pengusaha. Ya..walaupun untuk pengusaha, yang begitu lekat prediket tersebut hanya sebagian calon. dan tentu saja, mereka memiliki pandangan maupun penilaian tentang kasus-kasus yang dihadapai Indonesia yang sama. tidak ada perbedaan yang signifikan. Jika kita berbicara Neo-Lib. itu bukanlah hal yang penting. Karena jika kita perhatikan, dari dulu pun, Indonesia mengadopsi sistem ” Luar ” tersebut, dengan pengemasn yang cantik seperti pemberdayaan UKM maupun koperasi. sayangnya itu hanya sedikit. Buktinya, masih ada penguasaan pasar. lain halnya ketika kita berbicara tentang Gloalisasi Pasar. Banyak Pasar tradisional yang perlahan-lahan tergusur oleh pasar Modern yang dimiliki oleh pihak asing. di Jakarta salah satunya. Jika Pemerintah berkata, ” Kata siapa, ,kita tidak memikirkan UKM kecil da koperasi?. Jangan salah, banyak UKM yang kita biayai. banyak pasar yang telah kita benahi. “. saya yakin, semua setuju akan menanyakan kembali, ” UKM yang seperti apa?. dan Pasar yang mana ? “. dan pemerintah akan menjawab ” Itukan butuh proses. dan tidak begitu cepatnya semua dapat kita renovasi kembali. orang cuman lima tahun kok, “. sebuah fenomena tersebut, dapat kita ambil indikator terpenting. 1. berapa lama dalam merenovasikan sistem, tempat, dan fasilitas lainnya. termasuk pengendalian harga pangsa pasar? 2. Berapa jumlah dana yang dibutuhkan untuk melakukan itu semua?. 3. pihak apa saja yang terkait dalam proyek tersebut? 4. Bagaimana landasan Hukum yang jelas, apakah cukup hukum sendiri?, terkait dengan desentralisasi, dan otonomi daerah?. atau ada landasan hukum lainnya?. dan yang terakhir, 5. bagaimana masyarakat mengetahui indikator keberhasilan dari proyek tersebut ?. mungkin, fenomena pesatnya jumlah swalayan bertaraf internasioanal maupun semi internasional dapat menjadi jawaban dari pertanyaan tersebut. jika dibolehkan untuk memilih, tentu bangsa ini membutuhkan pemimpin yang dapat membenahi seluruh permasalahan bangsa ini. walaupun menurut kalian, ketiga calon tersebut tidak ada yang memiliki kapabiltas layaknya seorang pemimpin. bukan berarti kalian tidak memilih kan. mungkin dapat dianalogikan seperti ini : ” ketika kalian kelaperan, kalian hanya disuguhkan mi instan, roti kadaluarsa, dan tempe yang sudah berjamur, mungkinkah kalian, tidak memakan salah satu dari mereka?. padahal kalian mengetahui, ketiga pilhan makanan tersebut tidak memenuhi standart kesehatan manusia. karena apa, kalian akan mengingat, tugas besar, yaitu BERTAHAN HIDUP. jika kalian hidup, kalian akan mengubah ketiga makana tersebut menjadi pilihan-pilhan makanan yang mengenyangkan, dan sehat. Walaupun kalian sakit karena makan mi instant, namun masih ada dokter dan obat yang membantu memulihkan kesehatan kalian “. dan memilih pun tentu bukan memilih yang asal. namun memilih karena kita cerdas.

Iklan

” kalau boleh saya mengingat delapan tahun yang lalu…”

first-love

lucu ya gambar ini??

di mana ada gadis kecil, yang sedang mencium pipi jejaka cilik di sampingnya.

duh, kalau lihat ini gambar, saya jadi mengingat masa kecil yang luar biasa hebatnya. mungkin jarang dirasakan oleh banyak anak kecil saat ini.

dulu, saya itu, terkenal sebagai anak yang lincah, cerewet, penuh rasa ingin tahu segala hal, , ya..itulah kantry kecil. jadi inget waktu di sekolah dasar, ketika kenaikan kelas, selalu saya menjadi ketua kelas, Engga tahu kenapa, saya selalu mendapat mandat jabatan tersebut. jadi pengen ketawa, waktu saya menanyakan kepada seorang guru, beliau guru wali kelas saya di kelas lima, namanya pak Gio.Pak Gio ini guru matematika sekolah dasar dulu. beliau berkata, ” Kantry, tau nggak kenapa kamu kepilih mulu jadi ketua kelas? “. dan saya hanya menggeleng.

kemudian, dia ketawa. saya benar-benar enggak tahu kenapa orang itu tertawa setelah mendengar jawaban yang saya lontarkan.trus dia bilang lagi, ” gini nih,kebanyakan makan matematika!! “. HOREEE..saya tambah bingung. karena tambah bingung juga, akhirnya saya menanyakan kembali ke pada guru berparas hitam manis dengan rambut ala prambors jadoelnya itu.kemudian, beliau menjawab, ” karena semua cowok-cowok pada takut sama kamu!! “. kemudian beliau tertawa. guru saya satu itu, enggak tahu apa ya, ada hati yang terbakar dengan beribu kayu bakar, yang disiram bensin, dan minyak tanah. PANAS!!.

karena, saya merasa jengkel. tapi, anehnya, ucapan guru saya itu membuat saya berpikir.dan berpikir. bener gag ya, kalo saya begitu ditakutkan oleh teman-teman laki-laki saya.

nah, pada suatu ketika saya menemukan moment dimana, saya merasa bahwa jawaban itu, adalah benar adanya.

disetiap, waktu kosong jam sekolah, artinya ketika tidak ada guru, suasana kelas benar-benar berisik. nah karena saya bertanggung jawab atas situasi kelas ketika tidak ada guru, saya pun berusaha ‘mengamankan’ mereka yang sangat liar..terutama anak laki-lakinya. dan saya berharap untuk dapat mengkondisikan keadaan agar lebih baik. dan akhirnya benar saja, too good to be true. semua dengan mudah mereka diam. too simple

wuah..apa benar saya, begitu ditakutkan oleh teman-teman laki-laki saya. hhh..nev mind.

dan sampai disuatu ketika pula, diakhir perpisahan kelas 6 sekolah dasar, tiba-tiba saya, mendapat kejutan dari seorang. ketika itu, perpisahan SDS Pelita, jalan-jalan ke puncak. awalnya haru menbiru gitu. karena, sayalah yang akan jaug dari teman-teman SD. karena saya, diterima di sekolah yang berbeda dengan mereka kebanyakan.  kalau dahulu dikenal dengan istilah ‘ beda rayon ‘ nah itulah nasib saya.

setelah selesai acara perpisahan, kita semua pisah. tepat pada pukul 20:00 WIB, dan saya pun berpisah dengan teman-teman yang lain untuk pulang. sampai di rumah, saya membuka isi tas ransel yang saya pake. berniat untuk membereskan satu persatu isi dalam tas. mulai dari baju ganti, sendal kepit, hingga tempat makan, ternyata..diterakhir kali saya membuka tempat makan, di dalamnya ada sesuatu yang membuat saya terkejut.

SOMETHING THAT I NEVER  HAD BEFORE..

Sepucuk kertas putih, bermotifkan donald duck biru, ada di dalamnya. karena penasaran, saya segera membuka kertas tersebut. dan ternyata isi tersebut adalah sepucuk surat.

Dear Kantry

hai My President Class!!

pasti kamu kaget ya, dapet surat ini. aku yakin kamu pasti kamu kaget. kantry, udah enggak kerasa ya, kita udah mau SMP aja. kayaknya masa-masa SD, sebentar banget ya. O..iya ada yang pengen aku sampein ke kamu. kalau aku itu, suka sama kamu. kamu jangan marah ya?. abis aku bingung mau bilang ini sama kamu. soalnya kamu bareng indry, mala, tias, hanum, dhias, desy, sama shyntiani mulu. jadi aku enggak sempet bilang ini. dan yang paling penting, aku malu kalau bilang ini sama kamu. Aku tahu, kamu disukain sama Iqbal, tapi aku enggak marah. karena Iqbal suka juga sama Indry. walaupun kamu galak kalau menjadi ketua kelas, tapi aku suka sama kamu. karena kamu itu, pinter. trus, kamu itu lucu. enggak pernah marahan. terus, baca puisinya bagus. aku tahu, kita beda sekolah nantinya. makanya aku kirim surat ini. Aku coba mau ngucapin terimakasih sama kamu, soalnya waktu ada dokter gigi, kamu yang nenangin aku pas aku ketakutan. terus, waktu aku belum dijemput, kamu kasih aku permen. waktu tempat pensil aku diambil, kamu yang ngebelain aku. terimakasih ya kantry. Nanti kalau kita udah kuliah, kita ketemu lagi. tapi aku enggak tahu nanti kamu kuliah dimana, dan kamu pasti enggak tahu aku juga.

sampai ketemu kantry!!

OryZa

O..Gosh!!..Love Letter!!..

kagetnya setengah gila. karena saya enggak nyangka, ternyata ada seorang kawan yang menyukai saya. surat itu masih ada sampai sekarang. dan anehnya, saya masih mencari keberadaan OryZa. walaupun ada media Facebook, pun saya tidak menemukan dia. apakah saya harus ikut acara Termehek-mehek dulu, baru menemukan dia. Argh..enggak mungkin. Yasudahlah, saya sih berharap, akan menemukan OryZa. atau kita akan ketemu suatu saat nanti. kalaupun nanti ketemu, saya akan mengucapkan terimakasih. karena dia selama ini suka dengan saya. mungkin, suka yang dimaksud suka adalah, OryZa suka dengan saya, karena sudah menjadi teman. Di manapun kamu Ory, saya pun sangat menyukai kamu. walaupun kamu menjadi saingan saya untuk merebut peringkat kelas, tapi saya sangats senang punya teman kayak kamu, OryZa.

By alwayskantry009 Posted in my soul