Ibu Ku Oh Anak Ku..

Jumat pagi kemaren, saya mendengar kabar bahwa nyokap akan berkunjung ke salah satu kakaknya yang tinggal di Garut, Jawa Barat. Mendengar kabar itu, saya pun langsung mengirim sms untuk meminta izin, apakah saya boleh berkunjung ke sana atau tidak. Tidak lama menunggu balasan sms dari nyokap, saya langsung bersiap diri untuk berangkat ke Garut, ba’da manghrib pukul 18.30 saya langsung bergegas menuju Cileunyi.

Sampai Kota Garut, tepatnya di perumahan Cempaka, saya tiba pukul 22.00 WIB. Capek rasanya, ketika saya sudah menginjakan kaki di rumah berukuran besar itu. Capek yang terasa begitu berat, kemudian berubah menjadi sangat ringan, ketika saya melihat sesosok bayi mungil yang merengek kecil. Mendengar itu, saya segera melangkahkan kaki menuju kamar berukuran 3 X 3 Meter tersebut. Spontan saja, tersenyum melihat bayi itu. ternyata bayi itu pun tersenyum tanpa suara. Hanya satu buah gigi seri di rahang bawah yang terlihat jelas, seraya sambil berkata, “ Hai..aku udah punya gigi loh..”.

Setelah bayi itu tersenyum, ternyata sayangnya ia kembali menangis. Saya menjadi heran. Heum..apakah bayi itu ternyata takut pada saya. Oh..Semoga tidak seperti itu, harapan saya ketika itu. kemudian, tidak lama nyokap datang ke kamar itu, sambil memeluk tubuhku dari arah belakang. Terkejut sekali saya dibuat. Bayangkan, saja tumben sekali nyokap melakukan hal yang sekonyol itu. Biasanya nih tindakan yang nyokap lakukan itu, hanya untuk Si Nada, Adek semata wayang itu.

“ Halo..sayang, baru naympe?? “. Ucap Nyokap kemudian.

“ Hmm..” Jawab singkat saya.

“ Eh..ni si boboho…kebangun yaa..”. ucap nyokap ketika melihat bayi tadi.

What?!, kaget aja saya, tahu bahwa namanya Boboho. Ketika nyokap mengajak bermain kepada bayi itu, bayai itu pun tertawa kecil. Tetapi, tetap sama tertawa kecil degan tanpa bersuara.

Ke esookan harinya, Sabtu pagi yang cerah. Rumah yang semula dihuni enam orang itu, saat ini bertambah berkali lipat, ketika datanglah beberapa keluarga nyokap, terutama anak uwa Etjin ( Kakak nyokap ). Ada teh Iis, Teh ade, A Rama, A zein, dan anak-anak mereka, Edo, Tiara, Sasa, dan si Bayi lagi bernama Annisa.

Bayangkan kawan, ketika saya menyantap sarapan yang disajikan teh hasnah ( Pembantu rumah itu ), tiba-tiba Teh Iis ibu anak tertua uwa Etjin yang bersuamikan A Zein dengan beranakan Edo, Tiara, dan Sasa, berlari kecil menuju kamar dekat ruang tamu itu. Semula saya pikir, teh Iis kebelet buang air kecil atau menuju kamar kecil. Ternyata…saya melihat ia menggendong si Boboho itu.

“ Ya..ampun..Gendut banget si kamu…” ucap Teh Iis sambil mencium pipi boboho itu. Saya berpikir, senang rasanya kau Boboho kau begitu disayangi dan disukai oleh banyak orang. Ya..bayangkan, ketika ada orang berkunjung ( baca : tamu ), pasti saja mereka merasa excited ketika melihat boboho. Pandangan saya meringis ketika pandangan saya mulai menoleh ke arah Bayi berbaju pink yang ada di pangkuan Teh Ade ( anak kedua uwa Etjin ), Bayi itu bernama Annisa. Annisa bayi yang memiliki cerita panjang. Annisa terlahir dengan latar belakang yang tidak lumrah layaknya “ bayi rumahan “. Bayangkan, Annisa terlahir dengan tanpa tahu siapa Ibu dan Ayahnya. Wich is Ia anak yang diadopsi oleh teh Ade. Bahkan, keluarga besar nyokap tidak tahu sebernanya anak siapa si Annisa itu. ketika dikroscek, seperti ada yang ditutupi oleh pihak teh Ade. Well, saya tidak mau meprediksi siapa orang tua dari anak itu. Saya hanya tahu, bahwa Orang tua Annisa tidak menginginkan Annisa hadir di dunia. Bahkan hampir di bunuh secara kejam ( ABORSI ). Untunglah, ada Teh Ade yang bersedia jadi Ibu angkat sang bayi. Menurut nyokap, ada beberapa alasan menagapa Teh Ade mau mengadopsi bayi itu. Pertama, Teh Ade ingin membantu sang Ibu Asli dari Annisa. Kedua, karena Teh Ade ingin memiliki anak perempuan, sebab ia hanya memiliki tiga anak laki-laki. Hanya saja, ternyata alasan Teh ade mengundang pro dan kontra bagi kalangan keluarga besar nyokap. Alasaan mendasar adalah Teh Ade tidak dianggap mampu untuk membantu membesarkan Annisa. Keadaan finasial dan keadaan fisik yang tidak masuk kriteria untuk pemenuhan kebutuhan bayi seperti susu, dan nutrisi untuk bayi.

Kejam sih memang, ketika sekilas keluarga besar nyokap menganggap anak itu menyusahkan. Jujur saya beranggapan bahwa Teh Ade luar biasa. Dengan segala keterbatasannya, ia mencoba membantu membesarkan makhluk ciptaan ALLAH yang luar biasa itu. walaupun anak itu berlatar belakangkan suram, tapi ia tidak berdosa, yang berdosa adalah orang tua asli dari bayi itu. sama sekali tidak bertanggung jawab. Bagaimana pun bayi itu butuh insting dari sang mama yang sudah melahirkannya ke dunia.

Berbicara Insting, kembali saya mencermati Teh Iis yang menggendong Boboho dan sesekali bermain. Sebentar, ada yang berbeda dengan ekspresi Boboho, gumamku dalam hati. Iya, ekspresi Boboho terlihat begitu senang, gesit, dan yang paling penting senyumnya mengeluarkan suara. Subhanallah..baru kali ini saya melihat Boboho begitu agresif.

“ Aduuuh..Boboho seneng banget kayaknya..”, saya sengaja menyeletuk.

Kemudian, anak A Asep, Elfriska berlari menuju kamar sambil menggerebek pintu dengan suara yang sedikir keras. Nyokap yang duduk disebal saya, kemudian memberikan aba-aba degan menyenggolkan kaki ke kaki saya. Saya heran, ada apa sebenarnya.

“ Enak aja, boboho…”, celetuk Teh Iis, ketika mendengar saya memanggil bayi itu boboho. “ Namanya Al..”, tambahnya dengan senyum lebar.

Ketika nyokap sedang bersiap-siap berkunjung ke rumah uwa saya bernama uwa Aja, saya mencoba bertanya kepada nyokap kenapa nyokap menyenggol kaki saya. Ketika nyokap cerita, saya merasa bersalah dengan El ( panggilan Elfriska ). Ternyata ada hal yang saya baru ketahui. Boboho itu bukanlah nama aslinya, tetapi bayi itu bernama Al. Ekspresi El mungkin saja merasa bahwa Al itu adalah anak Ibu nya ( Teh Ade Aisyah ). Dan benar saja, menurut Ibunya El, El sering sekali ketakutan ketika Teh Iis berkunjung ke Garut, El takut jika nantinya Teh Iis akan membawa Al kembali.

Tapi berita nama asli itu bukanlah yang membuat saya terkejut luar biasa, ada lagi yang membuat saya terkejut. Yaitu, bayi ganteng, putih, montok, dan sehat itu adalah anak asli Teh Iis, yang kemudian diadopsi oleh A Asep ( adeknya Teh Iis ). Wow..how come, gumamku dalam hati. Kalau kata nyokap sih, simple aja, alasannya. A Ase dan istrinya, Teh Ade aisyah, kasihan sama Teh Iis yang kurang mampu juga dalam financial, melihat kondisi anaknya Teh Iis dan Om Zein, Tiara yang kuliah, Sasa yang akan menuju SMA, dan Edo yang akan masuk SMP, sedangkan Teh Iis dan Om Zein tidak memiliki kerjaan tetap. Alhasil lontang lantung mencari rejeki dengan cara bisnis MLM.

Pantesan saja, nama aslinya Al, ini sangat logis ketika saya mengingat bahwa anak pertama A asep adalah El.

Hari ini saya mendapatkan pelajaran tentang insting anak yang begitu erat dengan sang Ibunya, yang digambarkan pada raut wajah Teh Iis dengan Al. lalu, bagaimana dengan Annisa, yang ia tidak tahu siapa Ibu dan Ayahnya. Kondisi Annisa sangat berbeda dengan Al yang tumbuh subur sehat dan gesit. Bayi Annisa memiliki tubuh yang kecil, kurus, jarang sekali tersenyum. Ia hanya terdiam dengan pandangan mata yang berbelas. Yang membuat saya terkejut adalah, Annisa tidak bisa berdiri. Kakinya begitu lemah. Ya..Allah..kasihan sekali bayi itu.

Kondisi Al dan Annisa memiliki motif yang sama dengan nasib yang jauh berbeda. Ketika Al bersama orang yang tepat sang Ibu akan merasa nyaman, begitulah yang dialami Teh Iis. Jika Annisa hanya memiliki Ibu angkat yang sangat baik serta ketulusan yang luar biasa, lalu bagaimana dengan insting sang anak yang mungkin saja mengetahui siapa Ibunya, tetapi ia tidak bisa berkata siapa orang tuanya. Oh…Ya Allah mudah-mudahan Engkau menjadikan kedua bayi itu sehat dan menjadi orang yang senantiasa membela agama Mu dan martabat bangsa Indonesia, walaupun mereka akan tidak tahu siapa orang tua kandung mereka dengan kedua matanya, tetapi saya yakin mereka bisa merasakan mata hati nya.

Iklan

Antara Kiamat atau Tidak di Tahun 2012

Lima menit yang lalu saya mencoba membuka beberapa email yang saya dapar dari milis Forum Indonesia Muda ( FIM ). Dari beberapa isi milist tersbeut, ada satu point yang menggugah selera untuk dicerna lebih dalam. Ketika dibaca, info tersebut mengenai ramalan kiamat yang akan terjadi pada bulan 2012. Untuk lebih lanjut silahkan klik situs ini.

Sedih memang semula, isu yang dilemparkan akan kiamat yang akan terjadi dua tahun lagi benar-benar bias. bahwasanya, setiap pakar-pakar spiritual dimulai dari berjenis apapun, mengatakan bahwa penerawangan di tahun 2012 terlihat gelap dan hancur. Selain itu, ramalan suku maya yang heboh menjadi panduan akhir dari hancurnya alam semesta ini sering menuai banyak ketakutan di setiap kalangan. Tidal lagi ketika muncul film box office yang berjudulkan 2012, yang mengisahkan hancurnya bumi oleh bencana alam. Dan masih banyak lagi.

You Guys, dalam setiap pewacanaan tentang kiamat di tahun 2012 itu bersifat bias. Hal tersebut karena secara ketidak singkronan yang membuahkan inkonsistensi antara harfiah dengan penafsiran. Akhirnya terjadi salah persepsi yang kemudian menghasilkan dampak yang merubah pola nalaritas manusia, seperti rasa takut yang tidak semestinya dan sugesti berlebihan. Harfiah Kiamat itu sendiri adalah hancurnya Bumi dan alam semesta hingga pada partikel kecil. Hancur disini benar-benar binasa. Tidak ada satu pun nyawa yang dapat selamat dari kehancuran itu dan tentu bumi akan menjadi kosong, hancur, bahkan kehidupan. Kehidupan selanjutnya ialah bukan lagi kehidupan di bumi, tetapi kehidupan nyata kita sebagai makhluk Tuhan YME. Akan tetapi dalam ramalan-ramalan itu, dikatakan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi kiamat yang dimulai dengan gempa bumi hebat yang memakan banyak nyawa manusia, tsunami yang dasyat, terjadinya tabrakan matahari, dan fenomena alam lainnya.

You Guys, bencana alam yang disebutkan sebelumnya ialah fenomena yang sudah terjadi di hari-hari yang lalu. Gempa Bumi di Chili, tsunami di Aceh, apakah tidak merebut nyawa?. sudah pasti iya. Tetapi yang berbeda ialah bencana alam itu biasa disebut sebagai pengingat manusia yang masih hidup. Dalam Islam, disebutkan kiamat Sugro ( Kiamat kecil ). Kiamat kecil ini bisa dikatagorikan tidak hanya bencana alam, tetapi kematian, dan kecelakaan. Sedangkan kiamat kubra ( kiamat besar ) hanya rahasia Tuhan lah tahu. Bahkan malaikat pun tidak tahu kapan kiamat itu hadir.

Mengapa Harus 2012?

itulah yang menjadi perbincangan hangat sehingga timbul waca akan terjadi kiamat di tahun itu. Dalam informasi yang saya share tadi terlihat jelas bahwa akan ada badai matahari. Dan puncaknya ialah di tahun 2012. Ternyata setelah di kroscek, badai matahari itu sudah pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Dan apa yang terjadi?, masih ada kehidupan hingga saat ini kan??.

You Guys, banyak hal yang bisa kita ambil dari isu-isu yang beredar saat ini. Manusia langsung panik ketika ada rumor kiamat akan terjadi pada tahun 2012. Kita bisa menilai bahwa manusia dengan cepatnya terbawa arus informasi yang terbilang terpotong. Itu artinya, bahwa pada dasarnya manusia lupa bahkan tidak siap datangnya hari kiamat itu benar-benar terjadi.

Jadi apa yang kita takutkan ketika manusia sudah siap dengan kematain?. Yuk, kita merubah diri kita saat ini, esok dan selamanya. Walaupun manusia selalu memiliki kesalahan, tapi tisak salahnya kita juga pasti memiliki untuk memperbaiki kesalahan.

_Untuk Hidup Lebih Baik _

By alwayskantry009 Posted in Politics