Bertemu Dia yang Tidak Saya Kenal

Pernakah kamu merasakan yang berbeda ketika bertemu dengan seseorang yang tidak pernah kamu kenal?

Jika jawabannya pernah, saya harus ucapkan aduan kejadian ini kepada kalian, wahai pemuja love at first sight !!.

Harus saya akui, kejadiannya itu menimpa malam itu, di sebuah transportasi publik di Jakarta. Ketika itu, saya bersama dua orang rekan saya yang kebetulan keduanya adalah laki-laki. Kami menaiki TJ di daerah FX Senayan. Karena kondisinya penuh oleh calon penumpang TJ, kami pun mencoba meraih keuntungan mendapatkan bus kosong di halte sebelumnya. Di perjalanan menuju Masjid Agung Al-Azhar, kami bertiga saling berbincang. Kebetulan bus arah balik menuju Blok M sangat kosong. Hanya ada tidak lebih tujuh orang penumpang di sana. Dan kejadian itu di sini..

Perjalanan singkat ini sangat aneh. Di depan saya berdiri, terdapat sosok laki-laki berpakaian kemeja batik merah bata dengan celana panjang berbahan blus hitam, lengkap dengan sepatu pantofel kerja yang mengkilap. Sosok itu bertubuh tegap, berkulit cokelat asia, berambut cepak tipis, beralis tebal. Tingginya, kira-kira dua jengkal dari kepala saya, dia berdiri menghadap pintu keluar. Namun, di suatu ketika, saya pun mengalami eye contact dengan laki-laki itu. Dia menoleh ke arah saya ketika pada saat saya sedang berbincang dengan kedua teman saya.

Eits, tidak hanya sekali dia menoleh ke arah mata saya. Kami bertabrakan mata sebanyak tiga kali. Dan ketiga kali itu, dia tersenyum. Anehnya, saya pun balas tersenyum. Hahaha… ini aneh sekali kawan !!

Ketika saling memandang, hati tiba-tiba tersentak hebat. Entahlah semacam ada yang membisikkan ke dalam diri, “Ini dia orang yang gue cari!!”

Setiba di Masjid Agung, ternyata sosok orang itu pun menepi di halte yang sama. Ketika menunggu TJ yang kosong, kami terpisah karena peraturan “Perempuan-laki” yang memisahkan bagian depan dan belakang bus ini. Setelah itu, saya benar-benar tidak bisa melihat orang itu dalam kepadatan penumpang bus. Tidak lama tiba di halte dukuh atas untuk transit, saya dan teman-teman saya berjalan menelusuri tangga penyebarangan yang cukup terbilang panjang. Dan di perjalanan itulah, saya berpapasan kembali dengannya. Kami berjalana sejajar tepatnya. Kamu tau, dia menoleh ke arah saya. Saya pun sempat menoleh ke arahnya. Namun, karena kedua rekan saya memanggil untuk memperlambat langkah kaki, laki-laki itu justru mempercepat langkahnya, saya pun melambat. Dukuh atas 1  membuat saya benar-benar terpisah dengan sosok laki-laki itu. Di tengah kerumunan yang senyap oleh malam yang larut, Dia pun menghilang.

Kejadian malam itu, sebenarnya sangat lucu bagi saya. Dahulu saya sangat tidak percaya dengan kesan pertama. Namun, kali ini saya harus akui, kesan pertama itu memang benar adanya. Jika ingin mengikuti rahasia hati, tentu saya akan sangat penasaran dengan sosok laki-laki itu. Walaupun, kenyataan sangat sulit untuk digapai. Terlebih di Jakarta yang luas ini. Berjuta orang berlalu lalang di Ibu Kota ini. Bagaimana saya bisa bertemu lagi dengan sosok seperti itu?. Tiba-tiba jadi tertawa hebat jika memikirkan sosok orang asing itu.

Well, apa pun kejadiannya, saya hanya menikmati proses ini. Proses yang Allah kasih kepada saya dengan segala tanda-tanda yang ia kasih di setiap waktu. Kalau mengutip lagu Afgan, toh Jodoh Pasti Bertemu. Mau seluas apa dunia, mau serumit apa sekat duniawi, mau se-pelik apa politik internasional di luar sana, Mau saya ada di kutub utara sekali pun, Jika berjodoh, pasti akan bertemu di waktu yang terbaik. Ejiiiieeeee… 

Udah lah ya, ambil hikmahnya aja. Bahwa, dengan tersenyum kita dapat memberi aura positif kepada orang lain, sekalipun kita tidak pernah mengenal orang itu. Mungkin itu kali ya, hikhmah yang dapat saya petik dari kejadian ini.

Adioss..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s