Mantan Terindah (Super Mellow Abeeeesss)

Kehilangan yang menyenangkan adalah, di saat kita berpikir dua kali tentang arti perjuangan yang tidak fokus pada bentuk fisiknya, tetapi nilai untuk meraihnya. Perasaan yang membekas karena sudah bertahun tahun menemani saat hujan, terik, kemarau, susah, senang, galau, pusing, deg-deg an, bosan, jatuh cinta, kecewa, dan segudang kondisi lainnya memang tidak mudah, awalnya. Mungkin jika dia bisa berbicara, dia akan memiliki perasaan yang sama dengan saya. Selalu tergenggam dalam telapak tangan yang saya yakini bahwa bisikan hati kami pun terhubung tanpa disadari.

Pernah dia hilang, dan kembali lagi dalam genggaman, itu karena waktu dia bersama saya masih bersemi nyata. Atau ketika dia mati suri karena penopang energinya harus soak karena beban penggunaan yang melampaui batas dan kembali hdup kembali dengan penopang baru sehinga dia bisa memiliki energi lagi dengan lancar.

Perjuangan saya kali pertama mendapatkannya penuh perjuangan dan kerelaan. Di saat semua orang sudah menggunakannya pertama kali, saya masih acuh. Dan menganggap memilikinya tidak begitu penting untuk keseharian saya. Tapi, pekerjaan saya menuntut saya meraihnya dengan gaji pertama saya, yang saya cicil selama 6 bulan. Maklum gaji pertama dengan nominal standar, saya berusaha membeli dirinya dengan harga sejumlah gaji saya ketika itu. Sedang saya, bertekad ketika saya sudah dewasa, saya akan memenuhi kebutuhan hidup saya dari jerih payah sendiri. “If i want it more, so i must to try harder”

Bagaimana menahan nafsu untuk tidak membeli ini itu, karena masih harus menyicil, masih saya ingat sampai sekarang. Demi sekotak hitam Blackberry dalvis hitam, saya rela tidak menghabiskan uang untuk hal-hal yang main-main. Menyisihkan 600 ribu setiap bulan tidak mudah bagi saya. Tapi Sekali lagi, tanpa dia saya tak berdaya mengerjakan pekerjaan saya, sulit berkomunikasi dengan kolega, dan silaturahmi sudah pasti terhambat. Kini sudah berjalan hampir 4 tahun, kotak hitam itu sudah tidak ada di sekitar saya. Dia hilang dirampas orang karena keteledoran saya.

Pagi hari ketika mengantri KRL untuk ke kantor, tiba-tiba saya didorong dari belakang berlebihan. Ketika di KRL saya baru sadar, dia sudah tidak ada. Memang sebelumnya, bb saya rusak dan selalu mati tiba-tiba. Di saat itu, saya celoteh akan membeli iphone kembali setelah iphone saya hilang kala itu. Saya pun memesan kakak saya yang sedang di Singapore seminggu yang lalu. Malam hari sehari sebelum dia dirampas, perasaan saya tidak enak. Merasa was-was, mungkin bisa jadi karena kelelahan. Dan benar, pagi harinya di entah di mana.

Kejadian ini membuat saya ikhlas dan lega. Saya tidak menyesali atas apa yang sudah terjadi. Kelalaian menjadi evaluasi saya yang berharga. Namun, dibalik keteledoran saya, saya sangat yakin, jalan-Nya memang sudah seperti itu. Dia hilang tak berbekas bisa jadi karena memang sudah saatnya saya mengganti telepon genggam yang lebih baik darinya. Saya tidak bisa menggunakan smart phone 2 genggam dan berbagi cerita dengannya sekaligus. Karena mungkin, Allah Tahu jika saya akan mengganti iphone, saya akan menelantarkan dia tak ber energi (jarang dicharge) dan miskin (tak berpulsa).

Innalillahi dan Alhamdulilah dua fase akhirnya. Perjuangan meraihnya selama 6 bulan dan mempertahankan selama 4 tahun, sudah menjadi prestasi saya untuk menjaga dan memperhatikannnya tanpa cacat. Memang, jika kita menginginkan segala sesuatu yang berharga, dan memiliki nilai yang tinggi menurut kita, dibutuhkan pengorbanan untuk mendapatkannya. Karena apa, ketika kita kehilangan, bukan lagi kesedihan tetapi senyum ikhlas yang menandakan keberhasilan kita untuk meninggikan atau meningkatkan kapasitas kita untuk mencoba mendapatkan yang lebih baik dari sebelumnya. Toh, hidup adalah berjuang untuk jauh lebih baik bukan?.

Apa yang kita miliki hanya sementara. Apapun dan siapa pun. Karena Dia, hanya ingin kita tidak berhala dengan benda mati yang fana, tetapi nilai yang sudah dikerjakan dan niat yang sudah kita torehkan. Semakin baik niat kita, maka semakin bernilai usaha kita. Dan hanya sedikit mereka yang menyadari pentingnya niat dan usaha. Terkadang kita sudah pesimis sebelum berperang, namun pada kenyataannya Allah akan selalu bersama kita dalam ruh keyakinan yang disebut optimis.

Selamat jalan Blackberry dalvis hitam.. Selamat datang Iphone 5c putih.. Mari kita tempuh tantangan hidup ini dengan Asik, gigih, optimis, dan ikhlas..

Terimakasih Allah, atas kecukupan rejekimu yang tak pernah putus tecurahkan kepada kami. Skeneraio Mu sungguh indah tiada duanya.. Alhamdulilah..

Ibarat judul lagu, kisah ini seperti Mantan Terindah yang dinyanyikan oleh Raisa. Lagu sedih, tapi begitu indah dan nyaman di dengar ketika dinyanyikan oleh suara Raisa. *Duh.. jadi mellow banget.. Udah ya..*

Adioss..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s