Enjoy this collaboration from two men are Genious musicians!!!

Iklan

Nice Song, Nice Meaning, Nice Romans

 

Sepagi ini saya sudah di kantor. Dalam ruangan yang 4×3 meter saya duduk berhadapan dengan laptop yang sudah meyala dengan tampilan setumpuk email masuk. Sosial media kini hanya pemanis yang bisa saya lihat sesekali saja. Secangkir cokelat panas cukup memberikan sensasi tersendiri di cuaca yang dingin oleh musim hujan. Atau dua tumpuk roti panggang isi tawar, cukup menjadi teman untuk menyapa klie-klien perusahaan kami, seperti, “Good Morning, we order you a bless love gift. Every foot prints that you made, those are worth of succes for your life. So, enjoy your Saturday with love” 

Seperti itu kira-kira sapa saya untuk beberapa klien perusahaan. Bukan karena memperingati hari valentine, akan tetapi karena hari ini hari Sabtu. Saya membuat sapaan cinta di hari Sabtu untuk klien kami. Kalimat, motivasi, dan pesan cinta untuk mereka yang memaknai waktu senggang hanya untuk diisi dengan sentuhan cinta. Sentuhan cinta untuk keluarga, untuk teman, untuk sahabat, apa pun bisa menjadi motivasi positif di hari libur ini. Meskipun saya sendiri tidak libur. hehe..

Mengingat hari ini seharusnya libur dan biasanya rutinitas saya adalah lari pagi rasanya hanya bisa gigit jari. Lemak mulai menumpuk kembali, namun apa daya semua ini hanya untuk tuntutan sebagai seorang PRO. Sabtu saya, berubah menjadi rutinitas dunia yang menuntut saya untuk produktif. Walaupun menyebalkan, tapi biarlah ini menjadi fase singkat dalam hidup saya. Seperti saat ini, saya sedang fokus membuat advertorial untuk perusahaan kami di salah satu majalah nasional. Nyaris waktu saya habis tanpa sisa untuk yang lain.

Untunglah, hati ini berubah menjadi melankolis jika hari Sabtu. Saya memang selalu membuat play list di ipod dengan lagu-lagu bertemakan cinta. Hingga saat ini, saya menulis blog hati saya sudah meleleh dengan melodi indah Richard Marx – “Now and Forever”. Entahlah jadi senyum senyum sendiri. Tapi bingung, apa yang disenyumin, Saya tidak tahu. Saya hanya tersenyum melihat dunia ini hanya sementara, sedangkan saya masih mengejar dunia tersebut.

Bagaimana kisah ini akan berlanjut, saya tidak tahu. Menumpuk rasa cinta memang susah susah mudah. Cinta bisa kita sadari di saat kita sedang sendiri. Karena di saat sendiri hati ini akan membisikkan nama, dan bayang akan tertuju pada sosok yang saat ini jauh dari hadapan. Harus saya syukuri, masih ada rasa cinta membekas di hati ini. Walau sulit menghilang, dan saya hanya serahkan oleh waktu.

Menikmati cinta sendiri, seperti terbang melihat hamparan langit luas yang entah mau ke mana dituju. Rasanya bebas, tanpa harus menyusahkan, dan risau. Saya mencintai diri saya untuk menikmati rasa itu sendiri. Dan saya masih membiarkan rasa itu melebur dalam sanubari tanpa tidak ada yang bisa melukai hati lembut di dalamnya. Saya tidak tega jika hati ini sakit, menangis, dan merintih.

Apakah cinta menyakitkan?, Tentu saya tidak mau itu. Memaknai cinta tanpa harus menyakiti, itulah yang seharusnya dijalankan manusia. Salah-salah ucap, salah-salah tindak, hati ini akan hancur seketika. Jadi, biarlah saat ini saya menikmati hamparan luas di depan saya tanpa risau. Melihat dan merasakan cinta sendiri untuk tidak melukai siapa pun.

Sekilas memang, saya meragukan diri saya, sampai kapan saya menikmati cinta sendiri?

Richard Marx, membuat saya membayangkan betapa hidup itu layaknya dijalankan tidak sendiri. Anggaplah seorang perempuan akan selalu kuat menjalankan perannya. Tapi, sampai kapan ia akan bertahan?.

Saya bukan super hero yang bisa melakukan segalanya sendiri. Adakalnya saya lemah, dan butuh bantuan. Saya akui itu. Tapi, saya tidak mau menyakiti hati saya ataupun orang lain. Kadang, saya masih berpikir ketakutakan itu adalah kepayahan yang saya miliki. Mencoba menutup diri dengan hal-hal yang sangat sensitif, dan mencoba terlihat tegar dan menebar keriangan kepada setiap orang di sekitar saya, menjadi kamuflase kebenaran pada diri saya. Maaf jika begitu sulit membaca pikiran dan sifat saya.

Jika ingin mengetahui saya sebenarnya, lihatlah saya pada saat saya menyendiri. Kadang suka jalan-jalan sendiri, nonton bioskop sendiri, makan sendiri, haha.. mungkin bagi sebagian orang itu menyedihkan. Tapi percayalah itu menyenangkan. Karena di tengah-tengah jalan kau akan bertemu orang baru degan tingkah laku yang belum pernah dilihat.

Seperti ketika itu, saya berjalan menelusuri kota percinaan di daerah Tangerang, saya melihat sekelompok keturunan TiongHoa sedang berkumpul sambil berbincang. Bahkan di daerah itu ada toko makanan khas daging babi. Duduk terlihat ibu paruh baya dengan alis tebal membuat bentuk tersendiri untuk wanita seumurannya. Ini langka saya jumpa di sekitar saya. Percayalah, ini pemandangan yang berbeda.

Kira-kira seperti itu.

Intinya memang manusia membutuhakan waktu sendiri untuk merenungkan kembali nilai-nilai kehidupan. Walaupun di saat sendiri, wajah-wajah orang yang kau rasakan dengan cinta amat dalam, muncul satu persatu dan menyadarkan bahwa mereka menjauh dari sisi mu. Dan hanya berharap pada kekuatan doa yang bisa menyempitkan waktu yang lama menjadi singkat.

Tidak terasa, lagu ini terus berputar-putar di telinga saya. Saya suka lirik lagu ini, seperti ungkapan ketulusan cinta yang membuat hati tenang tanpa harus menyakiti. Sungguh, kekuatan lagu memang membuat buah perasaan yang melambung tinggi. Cinta itu memang harus membuat tenang, nyama, tidak merasa takut, dan tidak akan menyakiti. Lagu ini memberikan pesan semuanya, bagi siapa pun yang mendengarkan.

Udah ya, galaunya..

mari kita kerjakan advertorial ini kembali.. hehehe..

By alwayskantry009 Posted in Music

“GAJAH” TULUS, KANTRI “GAJAH”

 

Harus saya akui, TULUS begitu renyah untuk dinikmati. Salah satu karyanya yang berjudul “Gajah” memberikan saya nilai luar biasa dalam mengingat masa kecil. Intinya, lagu ini mengingatkan akan masa kecil yang sama persisi dengan lirik lagu ini. Dulu, tubuh saya cukup besar. Ketika Sekolah dasar saya sempat naik motor berangkat ke sekolah dengan posisi duduk di paling depan. Karena tubuh yang besar, saya diketawakan sekelas karena menurut mereka saya seperti gajah mungkur.

Dulu sempat marah dan nangis, sayapun mengadu kepada kedua orang tua saya alhasil saya berontak tak mau naik motor lagi. Sedangkan kendaraan kami saat itu hanya ada motor. Ibu saya hanya bisa meredam emosi saya, sambil bilang, “Jangan sakit hati dengan perkataan orang lain. Biar gendut tapi sehat, cerdas, pintar, dan berpretasi. Tunjukkan itu ke temen-temen”. 

Walaupun dinasehati seperti itu tetap saja, hati rasanya sakit teriris. Bahkan Kakak dan adik saya pun sampai sekarang masih meledek dengan panggilan gajah.

Tapi, tidak berhenti di sana, Ibu ku masih meredam amarah dengan berucap, “Tubuh kita besar, hati kita juga besar”.

Sekarang tubuh saya sudah menyusut. Kurus dengan sendirinya. Bahkan, dahulu berpikir keras untuk diet. Tapi benar, diet itu musuh untuk kenikmatan dunia, karena yang benar adalah makanlah yang sehat, lakukan kegiatan sehat, dan berpikir sehat.

Lagu Tulus tuh saya banget lah. Oh..kenapa sama persisi dengan cerita saya. Jika mencerna setiap lirik “Gajah” ini tuh ternyata memiliki makna yang hampir sama dengan nasehat yang Ibu saya berikan kepada saya. Thanks Mom, you are my guardian angel.. 

“Kecil kita tak tahu apa-apa,

wajar bila terlalu cepat marah

kecil kita tak tahu apa-apa,

yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik..”

(TULUS)

Andien “Pulang” – My Feels Flies Slowly

 

Rasanya rindu pingin pulang…

Lirik yang mudah dicerna dengan lantunan musik yang lembut seperti lagu ini, cocok banget jadi backsound setiap orang yang jauh dari keluarga. Ketika tinggal di SG dan beberapa tempat yang lain, saya selalu mendengar lagu ini. Berkali-kali, berulang, dan selalu jatuh cinta dengan lirik dan musiknya.

I think, My feels flies slowly..

Rasa rindu rumah dan orang-orang tersayang kian membayang saat itu. Seperti lirik ini, “Aku rindu sayang, aku akan pulang.. berlabuh di tempat cinta mu..”

Aigoo, soo touchy..

Sedalam-dalam Cinta Mu Ku Selami – Indera Lesmana Feat Nania

Selamat pagi everyone !!

Jum’at nih, hari berkah dan sehari menuju happy weekend. Oh iya dari tadi pagi, saya berkali-kali dengerin lagu yang memiliki makna indah. Musiknya juga easy listening banget. Entah mengapa jika mendengarkan lagu ini, bawaanya loveable gimana gitu deh. Romantica de amore sekali.. 😀 :D. Yuk simak lirik dan musiknya..

Bagaimana dengan mu?

By alwayskantry009 Posted in Music

Soundtrack Iklan Friso Gold “Incredible Journey”

Satu lagi, theme song dari iklan susu Friso di Indonesia yang membuat saya jatuh hati. Kali pertama melihat iklan tersebut, seluruh indera tubuh menjadi satu dalam balutan visualisasi yang berjalan sekitar kurang lebih 1 menit itu. Walaupun hanya produk susu anak kecil, saya sebagai orang dewasa bahwa iklan ini mencerminkan pesan yang erat untuk sebuah kemanusiaan. Well, itu persepsi saya loh ya..

Saya penasaran dengan lagu yang dijadikan theme song tersebut. Akhirnya, saya mencoba googling dan me-youtube. Alhamdulilah ketemu.. hihi..

Dalam iklan tersebut, lagu tersebut seperti lagu indie yang belum pernah saya dengar. Saya pun mendengarkan lagu secara utuh.. ini dia lagu nya..

Dan ini, lirik nya..

By alwayskantry009 Posted in Music

Berfikir tentang ini..

Pagi-pagi setelah tilawah di Ramadhan ini langsung buka Thinkpad, dan menemukan lagu yang benar-benar menyejukkan pikiran dan hati. Lagu Maher Zein yang hampir 2 tahun silam ini selalu ada di ipod saya sudah langganan menjadi playlist wajib setiap malam. Setiap ingin tidur, dan setiap kali saya merunut daftar mimpi serta membandingkan dengan apa yang udah dijalankan dan hasil yang diperoleh, rasanya lirik lagu ini menjadi suluh berfikir positif dengan keputusan Allah.

 

 

Ambius dalam diri manusia menjadikan kita untuk kalap tanpa sadar bahwa proses selama kita hidup itu harus bersamaan dengan Dia. I’m not alone. My Soul has source place Where it comes to grow up then, when it down. Hingga pada satu waktu di mana, keputusan Allah adalah yang terbaik untuk kita. Hm.. Yaa Nur entah berapa banyak kosakata, dialektika saya memohon ampun karena kehilafan dengan sengaja. Kalau bukan karena saya percaya, saya percaya saya bisa bertemu dengan Mu dengan akhir yang mulia.

Bismillahhilladzii Laa yadzurruma’asmihii syaiiun fil ‘alrdfi wa la fissamaai wahuwassamii’ngul ‘ngaliim

” Dengan nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak celaka segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit. Dan Dia lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

 

Adioss

 

By alwayskantry009 Posted in Music

ColdPlay – Paradise

Gue pernah denger ya, kalau beberapa hewan-hewan di hutan udah banyak yang “nyasar” ke kota. Entah monyet yang mengganggu pemukiman penduduk lah, macan yang nyerang pemukiman pendudukan lah, atau bahkan gajah yang mengamuk pemukiman penduduk. Fenomena itu membuat gue miris.

simplenya, bahwa tempat yang sebenarnya diperuntukan untuk mereka, ternyata diambil alih fungsinya sehingga mereka tidak punya tempat. Jangan pernah harap deh, mereka bisa move on cari tempat hidup yang lebih oke. Manusia aja susah buat Move on apalagi binatang.

Makanya, waktu gue liat video klip ColdPlay yang paradise, ternyata video ini sedikit mengkritik fenomena tadi. Video klip yang dibuat oleh Hype Williams ini menggunakan gambaran ‘gajah’ . Dimana gajah itu berusaha membebaskan diri dari kebun binatang demi bertemu dengan teman-temannya.

Video ini juga detail menggambarkan ketika terdapat scene menghitung jumlah dalam bentuk romawi di awal video, ini menunjukkan bahwa setiap hari akan ada gajah yang punah. Pada Faktanya menurut http://www.wwf.or.id/tentang_wwf/upaya_kami/forest_spesies/tentang_forest_spesies/species/gajah_sumatera/ populasi gajah menurun sebesar 84 persen. Angka yang dramatis dan tragis kan.

Ada lagi nih, dalam video klip ini si gajah akhirnya bebas dari ancaman manusia, namun ia menyadari kelinglungan pada dunia luar. Alhasil gajah itu berkelana ke tempat-tempat umum seperti stasiun, kereta, dll. Sambil memberikan isyarat “pertolongan”. Namun banyak dari mereka yang acuh.

Akhir dari video ini adalah akhirnya mereka ( gajah ) bisa bertemu dengan teman-temannya. Background nya menggambarkan padang rumput yang gersang.

Well, dapat disimpulkan bahwa populasi binatang sudah begitu sangat memprihatinkan. Binatang akan tetap seperti binatang. Manusia sebagai makhluk pemilik hati nurani paling ulung dibanding makhluk Tuhan Lainnya, udah selayaknya memperlakukan mereka seperti binatang pada umumnya. Karena secara tidak langsung, dengan merubah habitatnya, silus kehidupan mereka pun akan mengalami perubahan yang signifikan.

Save Our Planet, Save us !